Jawa Pos Radar Madiun – Kylian Mbappé akan menjalani laga penutup La Liga 2024/2025 dengan ambisi besar: mengamankan Sepatu Emas Eropa pertamanya.
Dengan torehan 29 gol, penyerang asal Prancis itu sudah pasti meraih gelar Pichichi, alias top skor La Liga, namun targetnya lebih tinggi: menjadi yang terbaik di seluruh Eropa.
Persaingan Ketat: Mbappé vs Gyökeres vs Salah
Saat ini, Mbappé hanya tertinggal setengah poin dari Viktor Gyökeres, striker Sporting CP yang memimpin klasemen Sepatu Emas.
Sementara Mohamed Salah membuntuti dengan 28 gol dan masih punya dua laga tersisa bersama Liverpool. Kondisi ini membuat setiap gol menjadi sangat krusial bagi Mbappé.
Penampilan Terakhir Jadi Penentu
Madrid akan menghadapi Real Sociedad di Santiago Bernabéu. Mbappé diharapkan tampil all-out demi mencetak gol sebanyak mungkin, apalagi ini akan menjadi laga perpisahan Antonio Rüdiger.
Atmosfer Bernabéu siap mendukung Mbappé mencapai puncak performa individual.
Pada laga sebelumnya melawan Sevilla, Mbappé mencetak gol meski sempat frustrasi menghadapi lawan yang bermain dengan sembilan orang.
Ketajamannya tetap teruji, namun peluang besar untuk memperlebar jarak dari pesaingnya sempat terlewat.
Musim Terbaik Mbappé Sejak Gabung Madrid
Dengan total 41 gol di semua kompetisi, Mbappé mencatatkan musim terbaik sepanjang kariernya. Ia bahkan melampaui catatan golnya saat masih membela Paris Saint-Germain.
Dalam 48 pertandingan, ia sukses mencetak 44 gol—angka yang menakjubkan untuk debut musimnya di Real Madrid.
“Sepatu Emas bisa jadi penutup sempurna musim debutnya yang luar biasa di Madrid, meski tanpa gelar mayor,” tulis media lokal Spanyol.
Bernabéu Bersiap untuk Hari Bersejarah
Laga terakhir ini bukan hanya soal kemenangan untuk Madrid, tapi juga momen simbolis bahwa era Mbappé di Santiago Bernabéu benar-benar dimulai.
Sepatu Emas akan menjadi pesan keras dari sang bintang Prancis kepada dunia: ia datang bukan hanya untuk bermain, tetapi juga mendominasi. (ota)