Jawa Pos Radar Madiun – Penantian panjang Tottenham Hotspur akhirnya berakhir. Klub asal London Utara itu resmi menjuarai Liga Europa 2024/2025 usai menang tipis 1-0 atas Manchester United di laga final yang digelar di San Mames, Bilbao, Kamis (22/5) dini hari WIB.
Brennan Johnson menjadi pahlawan lewat gol tunggalnya di babak pertama, dalam laga yang diwarnai pragmatisme, semangat kolektif, dan determinasi tinggi pasukan Ange Postecoglou.
Tidak seperti gaya flamboyan Postecoglou di awal musim Liga Primer, Tottenham tampil dengan pendekatan realistis di laga final ini.
Penguasaan bola? Hanya 27 persen di babak kedua. Tapi Spurs tampil taktis dan efisien.
Tiga tembakan, satu gol, dan pertahanan rapat selama 90 menit. Itu sudah cukup untuk mengamankan trofi Eropa pertama sejak 1984.
"Dalam pertandingan sistem gugur, Anda harus punya rencana jelas. Anda harus membatasi momen lawan, dan malam ini para pemain saya melakukannya dengan luar biasa," ujar Postecoglou pasca-pertandingan.
Tanpa James Maddison, Dejan Kulusevski, dan Lucas Bergvall karena cedera, Postecoglou menekankan kekuatan kolektif. Richarlison, Brennan Johnson, hingga Pape Matar Sarr tampil maksimal dengan peran ganda.
Ketika Vicario melakukan penyelamatan sederhana, suporter merayakannya bak gol.
Ketika Richarlison mundur ke belakang untuk bertahan, terlihat bahwa mental juara mulai tumbuh.
Sementara itu, Micky van de Ven dan Cristian Romero mengunci pergerakan Rasmus Hojlund dan para penyerang MU dengan permainan fisik dan penempatan posisi yang nyaris sempurna.
Tanpa Bruno Fernandes, MU seperti kehilangan arah. Mason Mount dan Garnacho tidak mampu menembus blok pertahanan Spurs yang disiplin.
Dari 16 tembakan yang dilepaskan Setan Merah, hanya menghasilkan xG (expected goals) 0,85.
Tidak ada ancaman serius ke gawang Vicario. Dominasi bola tanpa efektivitas.
Pelatih Ruben Amorim tak mampu mengulang keajaiban seperti saat membantai Bilbao di semifinal.
Final kali ini milik Tottenham sepenuhnya. Pelatih asal Australia itu tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.
“Ini untuk mereka yang tidak pernah berhenti percaya – pemain, staf, suporter, dan keluarga saya,” ujarnya sambil meneteskan air mata bahagia.
“Melihat istri dan anak-anak saya tersenyum malam ini... Ini bukan hanya tentang sepak bola. Ini tentang mimpi yang dikejar dengan sabar.”
Statistik Kunci Final Liga Europa 2025
• Tottenham 1-0 Manchester United
• Pencetak Gol: Brennan Johnson (35’)
• Penguasaan Bola: Spurs 32% – MU 68%
• Total Tembakan: Spurs 3 – MU 16
• Pemain Terbaik: Micky van de Ven