Jawa Pos Radar Madiun - Kemenangan dramatis 2-0 atas Arema FC membuat Semen Padang FC sukses mempertahankan status mereka di kompetisi Liga 1 Indonesia untuk musim 2025/2026.
Laga krusial yang digelar d stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (24/5/2025), menjadi penentu nasib Kabau Sirah di pekan terakhir Liga 1.
Tim asuhan Eduardo Almeida mencetak dua gol penting melalui Filipe Chaby di menit ke-72 dan Muhammad Ridwan di menit ke-94.
Kemenangan tersebut membawa Semen Padang finis di peringkat ke-13 klasemen akhir, dan memupus harapan PSS Sleman serta Barito Putera untuk bertahan.
Suporter Nobar dan Tangis Haru Pecah di Padang
Meski pertandingan digelar tanpa penonton langsung, para suporter Semen Padang FC memadati Stadion Haji Agus Salim di Kota Padang untuk menggelar nonton bareng.
Emosi tak terbendung saat peluit akhir dibunyikan dan klub kebanggaan Ranah Minang itu resmi aman dari degradasi.
“Kami sangat senang akhirnya Semen Padang tetap bertahan di Liga 1,” ujar Aldo, salah satu suporter, dengan wajah penuh haru.
Suporter lain bernama Chaniago mengaku laga itu menjadi yang paling mendebarkan sepanjang musim Liga 1 berlangsung.
Pasalnya, PSS Sleman dan Barito Putera juga sempat unggul di laga masing-masing, membuat situasi klasemen sangat dinamis.
“Setelah gol Chaby, Arema langsung menekan. Tapi syukurlah Ridwan mengunci kemenangan di menit akhir,” ujarnya lega.
Sebelum pertandingan, penasihat klub Andre Rosiade memberi motivasi khusus bagi pemain dan staf Semen Padang FC.
Bahkan ia menjanjikan bonus Rp500 juta jika tim mampu menang di kandang Arema FC—dan janji itu kini harus ditepati. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira