Jawa Pos Radar Madiun - Real Madrid akhirnya mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu legenda terbesarnya, Luka Modric.
Gelandang asal Kroasia itu secara resmi menyampaikan pidato perpisahan yang mengharukan di hadapan para fans, rekan setim, dan seluruh keluarga besar Los Blancos.
Acara yang berlangsung di Santiago Bernabéu ini menjadi penutup dari karier luar biasa Modric bersama Real Madrid—klub yang telah ia bela selama lebih dari satu dekade dengan penuh dedikasi, keanggunan, dan jiwa kepemimpinan.
Dengan suara bergetar, Luka Modric membuka pidatonya dengan ungkapan syukur dan terima kasih kepada semua pihak.
"Momen yang tidak pernah saya inginkan telah tiba, tetapi ini adalah perjalanan yang panjang namun luar biasa..."
Dalam pidatonya, Modric menyebut satu per satu orang yang berjasa dalam kariernya di Madrid, mulai dari Presiden Florentino Pérez, jajaran pelatih, hingga rekan satu tim.
Ia juga menyampaikan rasa cinta dan terima kasih kepada para penggemar, serta keluarganya yang selalu mendukung di setiap langkah.
"Kami telah menang banyak, kami telah mengalami momen-momen luar biasa. Tidak ada kata-kata untuk mengucapkan terima kasih atas semua yang telah kalian berikan."
Modric pun menutup pidato dengan kutipan ikonik:
"Jangan menangis karena semuanya telah berakhir, tersenyumlah karena itu telah terjadi. Hala Madrid dan tidak ada yang lain."
Modric bergabung dengan Real Madrid pada 2012 dari Tottenham Hotspur.
Selama lebih dari 10 tahun berseragam putih-putih, ia telah mempersembahkan berbagai trofi bergengsi: 5 trofi Liga Champions, 3 gelar La Liga, 2 Copa del Rey, Ballon d’Or 2018.
Lambang Real Madrid ini bukan hanya gelandang terbaik generasinya, tapi juga pemimpin sejati di ruang ganti.
Warisan Abadi Seorang Legenda
Kepergian Luka Modric menandai akhir dari era emas Real Madrid, namun warisan yang ia tinggalkan akan hidup dalam ingatan jutaan Madridistas di seluruh dunia.
Dari gol-gol penting hingga umpan visioner dan determinasi tanpa henti, Modric telah menjadi simbol sejati Los Blancos. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira