Jawa Pos Radar Madiun - Monte Carlo kembali bergemuruh. Kualifikasi Formula 1 putaran ke-8 di Circuit de Monaco, Sabtu (24/5), menyajikan drama yang bikin jantung berdebar.
Lando Norris (McLaren) tampil gemilang dengan catatan waktu 1:09.954, mengalahkan jagoan tuan rumah Charles Leclerc (Ferrari) yang harus puas di posisi kedua dengan selisih +0.109 detik.
Sementara rekan setim Norris, Oscar Piastri, mengamankan posisi ketiga (+0.175 detik).
Padahal sebelumnya, Leclerc tampil dominan di ketiga sesi Free Practice. Namun saat babak penentuan, McLaren berani ambil risiko dengan strategi dua push lap—dan itu membuahkan hasil.
Piastri sempat unggul di lap pertama, tapi kehilangan waktu di sektor tengah. Norris pun melesat di percobaan kedua dan merebut pole.
“Sudah lama saya menunggu momen ini. Di lintasan sesulit Monako, dan melawan Leclerc yang jadi pahlawan lokal, rasanya luar biasa,” ungkap Norris usai sesi.
Leclerc mengaku kecewa meski tetap realistis.
“Frustrasi, ya. Tapi posisi kedua di Monako tetap penting. Peluang menang masih terbuka,” katanya.
Sementara itu, sang juara bertahan Max Verstappen hanya mampu start dari posisi lima, di belakang Hamilton yang mengisi posisi empat.
Sirkuit Monaco yang sempit membuat posisi start sangat krusial. Sejarah mencatat, nyaris tak ada pembalap yang menang dari luar tiga besar di balapan kering.
Untuk balapan hari Minggu (25/5), Grand Prix Monako akan digelar sebanyak 78 lap di trek sepanjang 3.337 km.
Strategi dua pit stop wajib tahun ini bisa jadi kunci untuk membalik keadaan. Apakah Leclerc bisa menyenangkan publik Monte Carlo? Atau justru McLaren mencuri panggung? (fac)
Editor : Mizan Ahsani