Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Euforia PSG Juara Liga Champions Berujung Kerusuhan: Dua Tewas, Ratusan Ditangkap!

Ockta Prana Lagawira • Senin, 2 Juni 2025 | 06:24 WIB
Kembang api meledak di atas polisi antihuru-hara di Champs-Elysees.
Kembang api meledak di atas polisi antihuru-hara di Champs-Elysees.

Jawa Pos Radar Madiun – Kemenangan gemilang Paris Saint-Germain (PSG) atas Inter Milan dengan skor 5-0 di final Liga Champions 2023/2024, Minggu (1/6), justru diwarnai tragedi.

Selebrasi besar-besaran di berbagai kota di Prancis memicu kerusuhan yang menewaskan dua orang, melukai ratusan lainnya, dan menyebabkan hampir 560 orang ditangkap.

Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan sebanyak 192 orang terluka, termasuk 30 polisi dan 7 petugas pemadam kebakaran.

Di antara korban luka, seorang polisi berada dalam kondisi koma buatan setelah terkena ledakan kembang api di wilayah barat laut Prancis.

Dua Korban Jiwa dalam Perayaan PSG

Kerusuhan yang terjadi menyebar ke berbagai kota. Di kota Dax, seorang remaja berusia 17 tahun tewas ditikam saat mengikuti pesta jalanan merayakan kemenangan PSG.

Sementara di Paris, seorang pria tewas usai skuternya ditabrak mobil saat merayakan di jalan.

Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau mengecam kerusuhan ini dan menyebut para pelaku sebagai "orang-orang biadab". Ia menegaskan bahwa negara tidak akan mentolerir perusakan dan kekerasan dalam bentuk apa pun. “Kami rayakan kemenangan, bukan kehancuran,” ujarnya tegas.

559 Orang Ditangkap, 264 Kendaraan Terbakar

Hingga Senin dini hari, tercatat 559 penangkapan di seluruh Prancis, dengan 491 di antaranya di Paris. Dari jumlah itu, 254 orang masih ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, 692 kebakaran terjadi, termasuk 264 insiden pembakaran kendaraan.

Di Champs-Elysees, aparat kepolisian dikerahkan dalam jumlah besar—sekitar 5.400 petugas.

Gas air mata, semprotan merica, dan meriam air digunakan untuk mengendalikan massa yang mencoba menembus penghalang keamanan dan menjarah toko-toko. Salah satu toko sepatu di kawasan elit itu dibobol oleh 30 orang.

Tak hanya di luar stadion, kerusuhan juga sempat terjadi di dalam Allianz Arena, Munich, tempat laga final digelar.

Ribuan suporter PSG menerobos pagar pembatas dan mencoba turun ke lapangan saat seremoni penyerahan trofi.

Seruan Damai dari Pemain dan Presiden
Bintang PSG Ousmane Dembele menyerukan ketenangan usai pertandingan. “Mari kita rayakan ini, tapi jangan rusak kota kita,” kata Dembele kepada Canal+.

Sementara Desire Doue, remaja 19 tahun yang tampil brilian dengan dua gol dan satu assist, hanya bisa terharu. “Saya tidak bisa berkata-kata. Paris, kita berhasil,” ucapnya sambil menangis bahagia.

Meskipun dikenal sebagai pendukung Olympique de Marseille, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan selamat kepada PSG melalui media sosial: “Hari yang gemilang untuk PSG! Kami semua bangga. Paris, ibu kota Eropa malam ini.”

Macron juga dikabarkan akan menerima skuad PSG di Istana Élysée pada hari Minggu, sebelum tim melakukan parade kemenangan di Champs-Elysees. (ota

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Emmanuel Macron PSG #Final Liga Champions 2025 #Euforia #prancis #PSG juara Liga Champions #perayaan PSG #final ucl 2025 #kerusuhan Paris #psg vs inter milan