Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Sah! Jika Lolos Piala Dunia 2026, Status Indonesia Bukan Negara Debutan

Latiful Habibi • Sabtu, 7 Juni 2025 | 17:53 WIB
Daftar negara partisipan Piala Dunia.
Daftar negara partisipan Piala Dunia.

 

Jawa Pos Radar Madiun - Banyak yang mengira jika Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, statusnya merupakan negara debutan seperti Uzbekistan maupun Yordania.

Namun, ternyata jika hal itu terwujud, itu bukan kali pertama skuad Garuda tampil di putaran final piala dunia.

Dilansir dari laman resmi instagram @fifaworldcup tentang jumlah penampilan FIFA World Cup oleh tim AFC, ada sebanyak 12 negara yang tercatat pernah tampil di ajang sepakbola terbesar di dunia tersebut.

Penampilan paling banyak yakni Korea Selatan dengan 11 kali penampilan. 

Jumlah Penampilan FIFA World Cup Oleh Tim AFC:

1. Korea Selatan 11 kali

2. Jepang 7 kali

3. Australia 6 kali

4. Iran 6 kali

5. Arab Saudi 6 kali

6. Korea Utara 2 kali

Baca Juga: Perjuangan di Balik Larisnya Nasi Rawon Pak Man Uyuk Madiun: Sempat Tak Laku, Tiga Kali Pula Diusir dari Tempat Jualan

7. Indonesia 1 kali

8. Kuwait 1 kali

9. Irak 1 kali

10. Uni Emirat Arab 1 kali

11. China 1 kali

12. Qatar 1 kali

Namun, tidak sedikit juga masyarakat yang menanyakan kenapa Indonesia dihitung satu kali dan kapan pernah tampil di Piala Dunia.

Berdasarkan informasi dari akun instagram @442indonesia, Indonesia pernah tampil di Piala Dunia pada tahun 1938.

Kala itu, masih menggunakan nama Hindia Belanda karena belum merdeka.

Meski demikian, FIFA sudah mengakuinya sebagai penampilan Indonesia. Sebab, setelah merdeka sudah tidak ada nama Hindia Belanda dan berganti dengan Indonesia.

Menariknya lagi, penampilan Indonesia kala itu menjadi yang pertama di antara neara-negara Asia lain seperti Korea Selatan maupun Jepang.

Masyarakat Indonesia juga tidak perlu berkecil hati, sebab ada beberapa catatan sejarah serupa tapi tetap diakui FIFA.

Salah satunya jumlah tropi juara dunia yang dimiliki Timnas Jerman.

Diketahui, jumlah bintang pada jersey Jerman menunjukkan jumlah tropi yang sudah diraih dalam ajang Piala Dunia. Saat ini, tercatat ada empat bintang pada jersey Jerman.

Padahal, tiga di antara empat tropi itu diraih oleh Jerman Barat.

Pada saat Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu tahun 1990, dan berganti nama Jerman, jumlah tropi itu tidak lantas hilang. FIFA tetap mengakuinya sebagai koleksi Timnas Jerman. 

Selain itu, kasus serupa juga terjadi pada kejuaraan EURO.

Di mana, gelaran sepakbola terbesar di Eropa itu baru digelar 17 kali, namun sudah ada 18 negara yang memegang juara.

Hal itu bisa terjadi karena juara EURO tahun 1976 ada dua negara. Diketehui, pemenang EURO pada tahun tersebut adalah Cekoslovakia.

Namun, negata tersebut sekarang sudah berpisah, Ceko menjadi negata sendiri dan Slovakia juga negara sendiri.

Masing-masing juga tetap dihitung sebagai negara yang pernah memenangi EURO tahun 1976 tersebut. 

Nah, berdasarkan catatan sejarah tersebut, bisa dipastikan jika nanti Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia, FIFA tidak menganggap itu sebagai yang pertam kali.

Dan Indonesia berarti bukan negara debutan.

Pertanyaannya, apakah Indonesia bisa lolos ke putaran final untuk kali kedua?

Kalau melihat komposisi pemain timnas saat ini, di mana banyak dihuni pemain keturuban Belanda, bukan tidak mungkin Indonesia kembali mencatatkan namanya sebagai peserta pentas sepakbola terbesar sejagad raya. (tif)

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #lolos #piala dunia #FIFA #Piala Dunia 2026 #Diakui #afc