Jawa Pos Radar Madiun – Usai menjuarai Liga 1 musim 2024–2025, Persib Bandung justru mengalami eksodus besar-besaran.
Strategi manajemen Persib patut mengundang tanya. Sebab Persib akan berlaga AFC Champions League Two (ACL 2), playoff dimulai Agustus mendatang.
Sebagai wakil Indonesia, kiprahnya tentu diharapkan lebih maksimal. Namun, tanpa para pemain yang membawa Maung Bandung back to back juara Liga 1, tentu muncul kekhawatiran.
Terbaru, bek andalan asal Brasil, Gustavo Franca, resmi tak lagi memperkuat Maung Bandung. Klub mengumumkan perpisahan itu pada Selasa (10/6/2025).
Kebersamaan Franca dan Persib hanya bertahan satu musim. Namun singkatnya masa kontrak tidak mengurangi kontribusinya: 30 laga Liga 1 dengan enam gol dan dua assist.
Di ajang AFC Champions League Two (ACL 2), ia tampil lima kali sebagai starter di fase grup. Perannya vital, terutama dalam duel bola-bola udara.
“Kebersamaan itu resmi berakhir setelah ia dan Persib sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama di musim mendatang,” tulis rilis resmi klub.
Kepergian Franca melengkapi daftar panjang pemain asing yang memilih jalan keluar. Dari delapan legiun impor musim lalu, hanya David da Silva yang tersisa.
Enam lainnya sudah lebih dulu angkat koper: Ciro Alves, Nick Kuipers, Kevin Ray Mendoza, Mateo Kocijan, Tyronne del Pino, dan Gervane Kastaneer.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan terima kasih atas dedikasi Gustavo. “Hatur nuhun, Gustavo. Totalitasmu musim ini jadi inspirasi,” ucapnya.
Di lini lokal, eksodus juga terjadi. Nama-nama seperti Victor Igbonefo, Ahmad Agung, Ryan Kurnia, dan Edo Febriansah resmi meninggalkan skuad juara tersebut. Terutama kepergian Edo yang cukup mengejutkan.
Wing back kiri yang dua musim terakhir tampil konsisten itu menutup kontraknya pada 8 Juni 2025. Ia pun memilih pamit demi alasan keluarga. Dalam video perpisahannya, Edo mengaku berat meninggalkan Persib.
Namun ia ingin lebih dekat dengan keluarga, termasuk anaknya yang lahir ketika dirinya masih berseragam biru-biru.
“Saya suka dan nyaman sekali di Persib. Tapi saya ingin lebih dekat dengan keluarga,” ujar mantan bek kiri Timnas Indonesia itu.
Selama dua musim, Edo mempersembahkan dua trofi Liga 1 secara beruntun. Ia didatangkan dari RANS Nusantara pada 2023 dan langsung mencuri hati Bobotoh lewat permainan lugas dan penuh determinasi. Kini ia dikaitkan dengan Dewa United.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi soal klub barunya.
Dengan komposisi skuad yang nyaris kosong, pertanyaan besar muncul: bagaimana arah Persib ke depan? Dari juara menjadi tim yang hampir tanpa tulang punggung.
Manajemen dituntut bekerja ekstra keras mencari pengganti. Apalagi musim baru segera dimulai, dan ekspektasi Bobotoh tidak pernah rendah. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira