Jawa Pos Radar Madiun - Arsenal dikabarkan tengah mempertimbangkan transfer besar senilai £70 juta untuk memboyong Benjamin Sesko dari RB Leipzig.
Striker berusia 22 tahun asal Slovenia ini menarik perhatian Mikel Arteta berkat kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, dan naluri mencetak golnya yang kerap dibandingkan dengan Erling Haaland.
Menurut laporan Sky Sports Germany, pembicaraan antara Arsenal dan RB Leipzig telah berlangsung untuk membahas struktur keuangan transfer.
Sesko mencetak 39 gol dalam 87 laga bersama Leipzig, dan diyakini bisa menjadi pengubah permainan di lini serang Arsenal musim depan.
Kombinasi Kecepatan dan Perawakan, Sesko Mirip Haaland
Dengan tinggi 193 cm dan kecepatan puncak 35,69 km/jam musim lalu, Benjamin Sesko memiliki atribut fisik yang hampir identik dengan Erling Haaland.
Kecepatan ini bahkan mengungguli sebagian besar pemain Arsenal, hanya kalah dari Gabriel Martinelli.
Tak seperti Kai Havertz yang lebih mengandalkan kecerdikan dalam posisi, Sesko mampu bermain sebagai targetman, menyambut umpan lambung, dan melibatkan rekan setim dalam build-up.
Namun, daya tarik utamanya adalah kecepatan eksplosif yang mampu merusak formasi pertahanan lawan dalam transisi cepat.
Mesin Serangan Balik Efektif ala Bundesliga
Selama dua musim terakhir di Bundesliga, Sesko mencetak lima gol dari skema serangan balik, menjadikannya salah satu striker paling berbahaya dalam situasi transisi.
RB Leipzig bahkan mencatatkan 17 gol fast-break sejak awal musim lalu—tertinggi kedua di Bundesliga.
Di laga kontra Bayern Munich Mei lalu, Sesko menunjukkan betapa mematikannya ia dalam situasi seperti ini.
Ia memanfaatkan ruang kosong, berlari cepat melewati Eric Dier, dan melepaskan tendangan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi kiper.
Bukan Sekadar Finisher, Tapi Juga Dribbler Berbahaya
Menariknya, Sesko bukan tipikal striker tradisional. Ia mencatat rata-rata 1,46 take-on sukses per 90 menit di Bundesliga musim lalu, tertinggi di antara semua striker.
Dengan kemampuan menggiring bola di ruang sempit lalu berakselerasi ke depan, ia berpotensi jadi ancaman ganda bagi pertahanan lawan—baik sebagai pelari maupun sebagai pengatur tempo.
Tembakan Jarak Jauh dan Gol Spektakuler
Salah satu daya tarik terbesar Sesko adalah kemampuan tendangannya dari luar kotak penalti.
Tendangan kerasnya ke gawang Werder Bremen melesat dengan kecepatan 126 km/jam, sedangkan gol spektakuler lain dicetak ke gawang Bayern Munich dari jarak 40 yard menggunakan bagian luar kaki.
Meskipun rasio expected goals (xG) per tembakan rendah (0,15), Sesko berhasil mencetak 27 gol dari hanya 17,7 xG—menunjukkan kualitas penyelesaiannya yang di atas rata-rata.
Dominasi Udara Berkat Teknik Lompat ala Basket
Dengan latar belakang sebagai atlet basket saat remaja, Sesko punya kemampuan lompat vertikal luar biasa.
Delapan gol sundulannya dalam dua musim terakhir menunjukkan kemampuannya membaca bola udara dan mengalahkan bek dalam duel di kotak penalti.
Gol ke gawang Frankfurt saat ia menyalip kiper Kevin Trapp menjadi bukti nyata kemampuannya di udara.
Cocokkah Sesko dengan Arsenal?
Meskipun Arsenal bukan tim yang sepenuhnya bergantung pada serangan balik, statistik menunjukkan peningkatan agresivitas dalam transisi cepat musim lalu.
Mereka mencetak sembilan gol dari fast-break, tertinggi sejak Arteta memimpin.
Kehadiran Sesko bisa mempercepat evolusi taktik ini, menambahkan dimensi baru yang belum dimiliki Havertz maupun Gabriel Jesus.
Dengan gaya menyerang modern yang mengutamakan kecepatan, efisiensi, dan agresivitas, Benjamin Sesko tampak seperti potongan puzzle yang sempurna bagi Arsenal.
Kini tinggal menunggu, apakah The Gunners benar-benar berani menebusnya seharga £70 juta? (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira