Jawa Pos Radar Madiun - Madura United FC resmi menunjuk kembali Angel Alfredo Vera sebagai pelatih kepala untuk menghadapi musim kompetisi Liga 1 2025/26.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Presiden klub, Achsanul Qosasi, seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Rabu (11/6).
"Kami memutuskan untuk menunjuk kembali (Alfredo Vera) sebagai Pelatih Madura United FC di musim mendatang," ujar Achsanul.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, terutama karena keberhasilan Vera mengangkat performa tim pada putaran kedua musim lalu.
“Jasanya dalam mengangkat performa tim pada putaran kedua musim lalu, tak patut kami lupakan,” tambah Achsanul Qosasi.
Vera Bawa Laskar Sape Kerrab Bangkit
Pelatih asal Argentina ini mulai membesut Madura United sejak laga melawan Persita Tangerang pada awal putaran kedua Liga 1 2024/25.
Debutnya langsung membuahkan hasil positif dengan mencuri satu poin tandang lewat skor imbang 1-1.
Selama memimpin tim, Alfredo Vera mencatat 19 pertandingan di semua kompetisi, dengan hasil 8 kemenangan, 5 imbang, dan 6 kekalahan.
Di bawah arahannya, Madura United berhasil mencetak 24 gol dan hanya kebobolan 22 kali, serta membukukan 8 clean sheets.
Catatan ini cukup untuk menyelamatkan Madura United dari zona degradasi dan bahkan membawa mereka melaju hingga semifinal AFC Challenge League.
Namun, langkah mereka terhenti oleh wakil Kamboja, Preah Khan Svay Rieng FC.
Menunggu Jajaran Pelatih Lengkap
Manajer Madura United, Umar A Wachdin, menjelaskan bahwa jajaran pelatih lainnya saat ini masih dalam tahap penyusunan.
Ia pun meminta para suporter untuk bersabar menanti pengumuman resmi selanjutnya dari manajemen klub.
“Formasi pelatih pendamping dan staf lainnya sedang kita susun. Kita akan segera umumkan begitu semuanya rampung,” katanya.
Konsistensi performa dan kepiawaian taktik Vera yang terbukti mampu menyelamatkan tim dari krisis menjadikan dirinya kembali dipercaya.
Madura United kini bersiap menyambut musim baru dengan semangat yang lebih terarah, serta target yang lebih tinggi. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira