Jawa Pos Radar Madiun - Persib Bandung kembali membuat gebrakan, bukan hanya dari sisi transfer pemain, tapi juga strategi komunikasi.
Klub kebanggaan warga Jawa Barat ini memperkenalkan pemain barunya, Saddil Ramdani, melalui tayangan video pendek di videotron perempatan Jalan Dago, Kota Bandung.
Langkah ini menjadi terobosan baru yang menunjukkan Persib tak sekadar klub bola, tapi juga entitas bisnis dengan pendekatan sportainment modern.
Video pendek itu menampilkan gelandang Adam Alis yang duduk sendirian di tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sebelum sosok misterius menepuk pundaknya dari belakang.
Tayangan tersebut menjadi teaser pengumuman transfer, menandakan bahwa ada kejutan yang tengah disiapkan.
“Kemarin baru teaser. Itu bagian dari strategi komunikasi saja. Kami ingin mencoba hal yang baru di musim ini, mencoba hal yang unik,” kata Adhi Pratama, Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Rabu (11/6/2025) di Bandung.
Menurut Adhi, pendekatan media luar ruang seperti videotron di titik strategis kota menjadi upaya Persib menyajikan sesuatu yang berbeda untuk Bobotoh.
Ia menegaskan bahwa kampanye ini bukan hanya sebatas tren digital, tapi juga menyasar sisi emosional dan kebanggaan pendukung setia klub.
“Mungkin Persib satu-satunya klub yang mencoba menyajikan bursa transfer lewat videotron. Ke depannya pun kami akan terus menghadirkan komunikasi yang berbeda dari sebelumnya,” ungkapnya.
Adhi menegaskan bahwa Persib kini merupakan klub sepak bola modern dengan pendekatan hiburan dan bisnis.
“Persib bukan hanya sebuah klub, tapi sebuah entitas bisnis yang menyajikan sportainment yang menarik,” katanya.
Saddil Ramdani Resmi Gabung, Dikontrak 3 Tahun
Persib Bandung akhirnya resmi mengumumkan rekrutan pertamanya di bursa transfer musim 2025/2026: Saddil Ramdani, winger Timnas Indonesia yang dikenal cepat, lincah, dan penuh determinasi.
Ia dikontrak selama tiga tahun sebagai bagian dari proyek peremajaan tim serta memperkuat lini serang Maung Bandung.
“Selamat datang dan selamat menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Kami percaya Saddil dapat memberikan kontribusi maksimal untuk tim ini. Wilujeng sumping, Saddil,” ucap Deputi CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan.
Adhitia menjelaskan bahwa nama Saddil direkomendasikan langsung oleh pelatih kepala Bojan Hodak.
Sang pelatih memang sudah lama memantau performa pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, itu sejak masih membela Pahang FA di Liga Malaysia pada 2019.
Perjalanan Karier Saddil: Dari Persela ke Sabah, Kini ke Persib
Saddil Ramdani memulai karier profesionalnya di Persela Lamongan pada 2016. Ia kemudian hijrah ke Malaysia bersama Pahang FA sebelum sempat pulang ke Indonesia memperkuat Bhayangkara FC.
Namun, pandemi menghentikan kompetisi. Saddil lantas kembali ke Malaysia, kali ini membela Sabah FC selama empat musim (2021–2025).
Selama membela Sabah, Saddil tampil dalam 88 pertandingan, mencetak 22 gol dan menyumbang 30 assist. Statistik ini menjadikannya salah satu pemain Indonesia yang paling konsisten di luar negeri.
Kini, dengan usia 26 tahun dan pengalaman matang di level klub dan Timnas Indonesia (28 caps), Saddil kembali ke Tanah Air dan memilih Persib sebagai pelabuhan barunya.
Restu Ibu Jadi Penentu Hijrah ke Bandung
Saddil mengaku bangga bisa menjadi bagian dari klub sebesar Persib Bandung. Ia menyebut restu dari ibunya sebagai faktor penting dalam keputusan besar ini.
“Semua karena restu dari ibu saya. Ibu langsung memberikan dukungan untuk bergabung Persib,” ujar Saddil.
“Dulu, saya dan teman-teman di kampung halaman melihat Persib tim yang sangat besar. Kami hanya melihat pemain-pemain besar seperti Bang Atep lewat tayangan di televisi. Jadi, satu kebanggaan untuk saya bisa berada di Persib sekarang,” imbuhnya.
Dengan gaya perkenalan kreatif dan perekrutan pemain berprofil tinggi, Persib menunjukkan keseriusan mereka dalam menatap musim baru.
Langkah ini bisa menjadi awal dari gebrakan lain di bursa transfer yang masih panjang. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira