Jawa Pos Radar Madiun - Langkah berat mengiringi Rachmat Irianto untuk meninggalkan klubnya Persib Bandung.
Hal itu terungkap dalam sesi wawancara sang gelandang kepada Persib TV, Kamis (12/6).
''Memang berat, karena ada dua sisi yang harus saya korbankan," ungkapnya.
"Pertama karena harus meninggalkan kota ini (Bandung) dengan dua prestasi (dua gelar juara Liga 1), dan yang kedua karena ditinggal pergi bapak (almarhum Bedjo Sugiantoro),'' sambung Irianto sembari terisak.
Rachmat Irianto bergabung dengan Persib pada bursa transfer musim 2022/2023.
Mantan gelandang timnas Indonesia itu sudah tiga musim membela Maung Bandung dengan mempersembahkan dua gelar juara Liga 1.
Kini, di akhir musim 2024/2025, Irianto dengan terpaksa harus meninggalkan klub yang membantu membesarkan namanya secara mandiri.
''Dulu, bapak dan ibu mendukung saya bergabung dengan Persib Bandung karena ingin saya lebih mandiri (tidak di bawah nama besar alm. Bedjo Sugiantoro),'' ungkapnya.
Sebelum bergabung dengan Persib, Irianto memang membela klub yang juga ditangani ayahnya yakni Persebaya Surabaya.
Lalu, pada musim 2022/2023, Irianto ingin lepas dari bayang-bayang nama besar ayahnya.
Kebetulan, saat dia meninggalkan Green Force masih ada Ricky Kambuaya yang sama-sama bergabung Persib Bandung.
''Tapi Ricky keluar lebih dulu (pindah ke Dewa United), jadi saya harus berjuang sendiri lagi. Untungnya semua baik dengan saya, itu yang membuat saya nyaman,'' bebernya.
Kini setelah tiga musim berlalu, Irianto merasa berat meninggalkan Persib Bandung.
Maklum, saat di Persib, dia tidak hanya sudah merasa nyaman tetapi juga meraih kesuksesan besar.
Bahkan, Irianto menyebut sudah menyamaj rekor sang ayah yakni menjuarai Liga sebanyak dua kali.
Sayangnya, untuk gelar kedua, sang ayah tidak bisa menjadi saksi.
Dia juga mengungkap sosok yang membuatnya memutuskan untuk berpisah dengan Persib Bandung.
''Sekarang ibu sendiri, jadi mau tidak mau saya harus menemani,'' ungkapnya.
Beredar kabar bahwa, Rahmat Irianto bakal balik kampung membela Persebaya Surabaya, klub yang telah melahirkan namanya.
Dia juga dikabarkan telah menandatangani kontrak jangka panjang selama dua musim besama Bajol Ijo. Jika hal itu benar, tentu menjadi sebuah keuntungan bagi Persebaya karena bakal memiliki gelandang tangguh di Liga 1 musim depan. (tif)
Editor : Mizan Ahsani