Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Norris Tabrak Piastri di F1 GP Kanada 2025: McLaren Kehilangan Poin Berharga di Lap Akhir!

Alfian Fachrudin • Senin, 16 Juni 2025 | 23:59 WIB
Lando Norris menabrak Piastri di GP Kanada 2025.
Lando Norris menabrak Piastri di GP Kanada 2025.

Jawa Pos Radar Madiun – Harapan McLaren untuk mengamankan dua posisi lima besar di Grand Prix Kanada 2025 pupus dalam hitungan detik.

Di lap ke-67, insiden internal tak terduga terjadi ketika Lando Norris menabrak bagian belakang mobil rekan setimnya, Oscar Piastri, dalam perebutan posisi keempat.

Hasilnya? Norris harus mundur dari balapan, sementara Piastri hanya mampu finis di posisi empat dengan mobil yang nyaris rusak.

Balapan sejatinya berjalan sengit namun menjanjikan bagi duo pembalap muda McLaren.

Norris, yang sempat kehilangan posisi usai disalip Kimi Antonelli di awal lomba, tampil mengesankan di paruh kedua.

Ia mulai mendekati Piastri yang saat itu berada di posisi keempat, dan pertarungan pun dimulai.

Di tikungan hairpin, Norris sempat berhasil mengambil alih posisi. Namun Piastri menunjukkan kelasnya dengan melakukan counter di tikungan 13.

Kejar-kejaran berlanjut, hingga di trek lurus setelah chicane terakhir, Norris yang terlalu agresif gagal menghitung jarak pengereman dan menghantam bagian belakang mobil Piastri.

Mobil MCL38 milik Norris rusak parah dan memaksa dirinya berhenti. Safety Car pun masuk trek untuk menertibkan sisa balapan.

Oscar Piastri beruntung masih bisa mengontrol mobilnya dan menyelesaikan balapan di posisi empat. Tapi peluang double podium sirna.

Bagi McLaren, insiden ini adalah kehilangan besar, apalagi mereka sedang bersaing ketat dengan Ferrari dan Mercedes di klasemen konstruktor.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Sinyal Hijau Julio Cesar Gabung Persib, Ideal Pengganti Nick Kuipers dan Gustavo Franca! Frans Putros dan Gomis Batal?

Usai balapan, Norris menunjukkan sikap dewasa dengan mengakui kesalahan secara terbuka. “Itu murni kesalahanku. Aku kira Oscar akan bergerak sedikit ke kanan. Aku tidak mengira akan semudah itu, tapi aku salah perhitungan,” ungkap Norris.

Ia juga menyebut manuver tersebut sebagai “bodoh” dan mengaku akan tidur dengan rasa sesal malam itu.

Sebagai konsekuensi, steward menjatuhkan penalti lima detik kepada Norris, meskipun tidak berdampak pada hasil karena ia sudah DNF.

Oscar Piastri memilih untuk menanggapi insiden ini secara kalem. “Aku hanya merasakan sentuhan kecil di belakang dan tiba-tiba dia sudah tidak ada,” ujarnya.

Ia mengakui akhir pekan balapan cukup berat bagi tim, meski kecepatan mobil meningkat di separuh akhir lomba.

Piastri juga menyoroti sulitnya menyusul di lintasan Gilles Villeneuve dan degradasi ban yang tinggi.

Duel panas yang berujung kerugian ini kembali memunculkan perdebatan klasik tentang team order dan batas agresivitas antar rekan setim.

Dalam skenario yang ideal, McLaren bisa membawa pulang poin maksimal dengan dua mobil di posisi lima besar. Namun kenyataan berkata lain.

Dengan balapan berikutnya tinggal beberapa pekan lagi, McLaren harus bergerak cepat mengatasi dinamika internal ini.

Di tengah persaingan konstruktor yang semakin ketat, mereka tak bisa lagi kehilangan momentum akibat kesalahan sendiri. (fac/ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Formula 1 #F1 GP Kanada 2025 #Klasemen Konstruktor #Insiden Balapan #Thomas Gilles Villeneuve #Oscar Piastri #McLaren F1 #lando norris #Remedia Amoris