Jawa Pos Radar Madiun – Arema FC kembali menggebrak bursa transfer Liga 1 musim 2025/2026 dengan merekrut penyerang muda potensial, Dwiki Mardiyanto.
Kepindahan jebolan akademi Persebaya Surabaya itu diumumkan secara resmi oleh manajemen klub melalui akun Instagram @aremafcofficial pada Senin (16/6/2025).
“Selamat Datang Dwiki! Arema FC resmi menambah amunisi pemain lokal untuk menambah kekuatan di sisi serang Tim Singo Edan bernama Dwiki Mardiyanto,” tulis klub dalam unggahan resminya.
Nama Dwiki langsung menjadi sorotan lantaran latar belakangnya sebagai mantan pemain muda Green Force dan eks striker andalan tim PON Jawa Timur.
Ia baru saja tampil memukau bersama Deltras Sidoarjo di Liga 2 musim lalu dengan torehan 5 gol dan 7 assist dari 18 laga.
Penampilan impresif tersebut membuat Arema FC bergerak cepat mengamankan jasanya di awal bursa transfer.
Nilai pasar Dwiki yang kini menembus Rp 2,17 miliar juga menjadi catatan menarik. Angka itu cukup tinggi untuk pemain lokal muda, terlebih ia belum pernah bermain di Liga 1.
Namun dengan kualitas yang telah terbukti, manajemen Arema menilai sang pemain sebagai investasi jangka panjang yang layak.
Sebelum memperkuat Deltras, Dwiki sempat membela Persikab Bandung. Ia juga pernah menjadi bagian penting dalam skuat muda PON Jawa Timur.
lMeski tak sempat tembus ke tim utama Persebaya, talenta Dwiki tetap dipantau banyak klub Liga 1.
Kedatangannya menandai rekrutan kedua Arema FC musim ini.
Sebelumnya, tim Singo Edan sudah melepas enam pemain: empat lokal (Syaeful Anwar, Dicki Agung, Flabio Soares, dan Daffa Fahis) serta dua pemain asing (Wiliam Marcilio dan Choi Bo Kyung).
Bahkan, rumor menyebutkan Charles Lokolingoy juga akan segera hengkang setelah absen dalam sesi latihan terakhir.
Langkah berani manajemen ini diyakini sebagai bentuk pembenahan menyeluruh usai performa tim yang kurang memuaskan musim lalu.
Penambahan Dwiki diproyeksikan memperkuat lini depan yang sebelumnya kerap jadi titik lemah.
Apalagi pemain 23 tahun itu dikenal punya kecepatan, visi bermain tajam, hingga kemampuan eksekusi bola mati.
Kehadiran Dwiki juga memberi fleksibilitas taktik bagi pelatih kepala Arema FC.
Ia bisa dimainkan sebagai penyerang utama maupun gelandang serang (penyerang lubang).
Kombinasi pemain muda seperti Dwiki dengan sosok-sosok senior di tim diyakini bakal jadi senjata baru Arema untuk kembali bersaing di papan atas Liga 1.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka, menarik dinantikan siapa lagi yang akan bergabung.
Namun satu hal pasti, Arema FC menunjukkan keseriusan menyusun skuad musim 2025/2026 secara lebih matang dan terencana. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira