Jawa Pos Radar Madiun – Juli 2025 akan menjadi surganya para pelari di Jawa Timur.
Dari Surabaya hingga Lumajang, dari Gunung Arjuno sampai Gunung Bromo, beragam event lari hadir meriahkan akhir pekan, menghadirkan pemandangan menakjubkan dan atmosfer kompetisi yang penuh semangat.
Antusiasme pelari meningkat seiring banyaknya variasi lomba—mulai dari trail run ekstrem, fun run santai, hingga half marathon yang menantang stamina.
Di antara jalur beton kota metropolitan dan jejak tanah pegunungan, pelari tak hanya diajak menguji fisik tapi juga menikmati kekayaan lanskap dan budaya Jawa Timur.
Awal Juli langsung disambut oleh Mantra 116 di Prigen, Pasuruan—event trail run kelas berat yang membawa pelari ke jalur ekstrem Gunung Arjuno.
Tapi suasana akan langsung berubah pada akhir pekan 6 Juli, saat seluruh kota seperti Surabaya, Tulungagung, Kediri, dan Jember kompak menggelar fun run dan family run.
Green Force Run di Tugu Pahlawan menjadi magnet utama, dengan ribuan peserta dari berbagai kota mendaftar sejak jauh hari.
Beranjak ke 12 Juli, keindahan Telaga Sarangan akan menjadi latar dari Lawu Fun Run di Magetan.
Di tanggal 13 Juli, giliran Kota Madiun unjuk gigi lewat Madiun Running Fest, mengubah kawasan Jalan Pahlawan menjadi lintasan berkelas dunia, lengkap dengan miniatur global.
Tak kalah seru, Surabaya Orthopedic Half Marathon dan Charity Run di Tuban menunjukkan bahwa olahraga dan kepedulian sosial bisa berjalan beriringan.
Tanggal 20 Juli akan diramaikan oleh Samator Envirunment di Kota Lama Surabaya, memadukan lari dan kampanye lingkungan, sementara Advuntorace di Purwodadi memikat pecinta trail dengan rute menantang dan sejuk.
Atmosfer pun memuncak di akhir bulan, terutama pada 25 Juli saat Glow Night Run di Ponorogo menghadirkan pesta cahaya dan musik di jalanan kota Reog.
Puncaknya adalah 27 Juli, ketika lima event besar digelar serentak. Yang paling menyita perhatian tentu Bromo Tengger Trail Run—sebuah pengalaman mistis dan menantang melintasi medan vulkanik Tosari.
Dari ujung timur, Powerrun Banyuwangi, Mangrove Eco Run, dan Samudra Fun Run di Surabaya menambahkan semangat olahraga dalam balutan alam dan budaya.
Di Lumajang, semangat inklusif terlihat jelas dalam gelaran Persagi Fun Run, membuktikan bahwa siapa pun bisa menjadi bagian dari gerakan hidup sehat.
Juli 2025 benar-benar menjadi panggung kebangkitan dunia lari di Jawa Timur.
Bukan hanya ajang olahraga, tapi juga wadah kolaborasi komunitas, promosi wisata, dan momen euforia yang sayang untuk dilewatkan.
Pastikan kamu sudah daftar, karena sebagian besar event hanya menerima peserta terbatas. (gas/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira