Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bursa Transfer Liga 1 Memanas: Persebaya Kembali Terancam Ketikung, PSM Makassar Serius Dekati Abu Razard Kamara

Ockta Prana Lagawira • Kamis, 19 Juni 2025 | 16:01 WIB
PSM Makassar kini digosipkan selangkah lebih dekat gaet Abu Razard Kamara.
PSM Makassar kini digosipkan selangkah lebih dekat gaet Abu Razard Kamara.

Jawa Pos Radar Madiun – Drama bursa transfer Liga 1 musim 2025/2026 memasuki babak yang makin sengit.

Setelah gagal mendatangkan Pablo Ganet yang justru memilih Persita Tangerang, kini Persebaya Surabaya menghadapi potensi ‘penikungan’ kedua.

Target anyar mereka, Abu Razard Kamara, dikabarkan sedang didekati secara serius oleh PSM Makassar.

Nama Abu Razard Kamara memang langsung mencuat ke permukaan setelah Persebaya kehilangan Ganet dari daftar bidikan utama.

Dalam posisi tersisa satu slot asing, manajemen Green Force mengalihkan fokus ke sektor depan—dan Kamara dianggap sosok yang pas.

Berstatus penyerang murni dengan kemampuan mencetak gol impresif, striker berusia 28 tahun asal Liberia itu bermain untuk Al-Seeb Club di Liga Utama Oman, dan mencatat 9 gol plus 2 assist dari 10 laga musim lalu.

Kabar kedekatan antara Persebaya dan Kamara awalnya disebarkan oleh akun-akun media sosial pecinta transfer.

Salah satunya adalah @liga_dagelann yang menyebut Kamara telah masuk radar Persebaya.

Namun sebelum ada konfirmasi resmi, sinyal mengejutkan muncul: sang pemain tiba-tiba mem-follow akun resmi Instagram PSM Makassar.

Langkah kecil di era digital ini bukan isyarat biasa. Dalam dunia transfer modern, kebiasaan seperti ini sudah menjadi kode keras akan potensi kepindahan.

Spekulasi pun membesar, apalagi tak ada sejarah interaksi antara Kamara dengan Juku Eja sebelumnya.

Tak berselang lama, akun @gosballfc juga mengonfirmasi bahwa PSM turut meminati sang striker.

"Striker asal Liberia, Abu Razard Kamara (28th) rumornya calon pemain PSM Makassar. Musim ini ia bermain di Liga Oman untuk Al Seeb," tulis mereka.

Kondisi ini memunculkan tanda bahaya bagi Persebaya. Jika benar Kamara bergabung dengan PSM, maka ini menjadi kali kedua klub asal Surabaya itu kehilangan target utama dalam waktu singkat.

Sementara itu, kebutuhan akan sosok striker haus gol sangat mendesak, terlebih bila melihat betapa produktifnya Kamara dalam berbagai klub sebelumnya.

Striker berpostur 1,82 meter ini punya pengalaman luas. Ia pernah membela klub-klub dari Malaysia, Slovenia, Makedonia, hingga Kosovo.

Saat memperkuat Kuching City, Kamara mencetak 15 gol dalam 32 pertandingan.

Bersama KF Dukagjini, dia bahkan tampil lebih efisien dengan torehan 5 gol dari hanya 6 laga. Ketajaman itu juga berlanjut di Oman bersama Al-Seeb.

Situasi makin pelik karena Al-Seeb diyakini tak akan melepas Kamara dengan mudah.

Melihat kontribusinya dalam waktu singkat, klub asal Oman itu pasti ingin mempertahankan aset berharganya.

Di sisi lain, klub-klub Indonesia tengah saling sikut demi mendatangkan pemain asing yang bisa langsung memberi dampak. Kamara memenuhi semua kriteria itu.

Persebaya perlu merespons cepat. Bila tidak, skenario “ketikung” untuk kali kedua dalam bursa transfer ini bisa jadi kenyataan.

PSM sudah memberikan sinyal kuat dan tampaknya bergerak dalam diam. Jika Abu Razard Kamara benar-benar mendarat di Makassar, maka strategi transfer Bajul Ijo perlu segera dievaluasi.
Kini bola panas ada di tangan manajemen Persebaya.

Waktu terus berjalan, dan hanya satu pengumuman resmi yang akan menentukan ke mana langkah Kamara sebenarnya.

Apakah Persebaya mampu merebut kembali momentum? Atau PSM Makassar diam-diam telah mencetak gol pertama di bursa transfer kali ini? (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#PSM Makassar #liga 1 #Persebaya Surabaya #Bursa Transfer Liga 1 #transfer liga 1 #Abu Razard #Liga Oman #Persebaya