Jawa Pos Radar Madiun – Bursa transfer jelang Liga 1 musim 2025/2026 semakin memanas.
Tiga klub melakukan manuver penting untuk memperkuat skuad: Persis Solo resmi memperpanjang kontrak bek andalan Cleylton Santos, Persijap Jepara mendatangkan Wahyudi Hamisi, dan Borneo FC Samarinda mempertahankan Christophe Nduwarugira.
Persis Solo mengumumkan perpanjangan kontrak Cleylton Santos selama dua tahun. Bek asal Brasil itu akan tetap memperkuat lini belakang Laskar Sambernyawa hingga 2027 mendatang.
Cleylton bergabung di pertengahan musim 2024/25 dan langsung memberikan dampak signifikan dengan membawa Persis keluar dari zona degradasi.
“Motivasi terbesar saya untuk tetap bertahan di Persis adalah karena saya mengalami momen-momen yang baik di paruh musim. Saya bisa melihat dan merasakan betapa besarnya klub ini,” ucapnya dalam rilis resmi klub, Jumat (21/6).
Cleylton tampil dalam 14 laga dan mencatatkan dua gol serta dua assist. Ia dipercaya tampil 1.184 menit di lini pertahanan, menunjukkan kualitas dan konsistensi yang membuatnya layak dipertahankan.
Klub promosi Persijap Jepara juga tak mau ketinggalan. Mereka resmi mengamankan tanda tangan Wahyudi Hamisi, gelandang bertahan berpengalaman yang sebelumnya bermain untuk Borneo FC dan PSS Sleman.
“Ini tantangan baru bagi saya dan saya siap memberikan yang terbaik untuk Persijap,” ujar pemain 27 tahun asal Kotamobagu ini.
Rekam jejak Wahyudi cukup impresif. Ia pernah mencatat lebih dari 100 penampilan di Liga 1 dan dikenal sebagai gelandang tangguh dengan etos kerja tinggi.
Manajemen berharap pengalamannya bisa menjadi stabilisator lini tengah dan panutan bagi pemain muda.
Sementara itu, Borneo FC Samarinda memperpanjang kontrak Christophe Nduwarugira. Pemain asal Burundi itu dianggap sebagai pemain vital di lini pertahanan Pesut Etam.
Musim lalu, Nduwarugira tampil 33 kali di Liga 1 dan lima kali di ASEAN Club Championship.
Selain tangguh sebagai bek tengah, Christophe juga serbaguna. Ia bisa dimainkan di sisi kanan, kiri, atau sebagai gelandang bertahan.
Pelatih pun diuntungkan dengan fleksibilitas ini, karena bisa melakukan rotasi tanpa mengorbankan kestabilan tim.
“Christophe diharapkan tetap menjadi tembok kokoh di pertahanan dan membawa Borneo FC ke papan atas,” tulis klub dalam pernyataan resminya. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira