Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Messi Buka Suara soal Ronaldo: Bukan Teman, Tapi....

Ockta Prana Lagawira • Sabtu, 21 Juni 2025 | 21:50 WIB
Messi akui dirinya dan Ronaldo tak berteman, tapi saling menghargai.
Messi akui dirinya dan Ronaldo tak berteman, tapi saling menghargai.

Jawa Pos Radar Madiun – Lionel Messi kembali menyedot perhatian publik.

Bukan hanya karena performanya yang gemilang saat membawa Inter Miami menang atas Porto di Piala Dunia Antarklub.

Akan tetapi juga karena keterbukaannya soal hubungan personalnya dengan rival abadi, Cristiano Ronaldo.

Dalam wawancara eksklusif bersama DSports, Messi akhirnya mengonfirmasi apa yang selama ini menjadi bahan spekulasi para penggemar.

Ia dan Ronaldo memang bukan teman dekat. Namun, bukan berarti tak ada penghargaan satu sama lain.

“Kami bukan teman karena kami tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu bersama. Tapi ya, ada rasa hormat yang besar di antara kami." ujar Messi.

"Saya sangat mengaguminya dan semua yang telah dilakukannya dalam kariernya, dan bagaimana dia masih bersaing di level tertinggi,” ungkap Messi, yang malam itu kembali mencetak gol indah di Piala Dunia Antarklub.

Ucapan Messi memperlihatkan kedewasaan dan kejernihan.

Tak ada ego, hanya pengakuan terhadap kualitas seorang rival yang telah membentuk kariernya sendiri selama hampir dua dekade terakhir.

Rivalitas Dua Legenda, Bukan Permusuhan

Messi dan Ronaldo adalah dua kutub magnet dalam sejarah sepak bola modern.

Keduanya mendominasi Ballon d Or — dengan total 13 trofi di antara mereka — dan membawa klub masing-masing bersaing dalam pertandingan paling menentukan selama era keemasan LaLiga.

Messi dengan Barcelona, Ronaldo dengan Real Madrid.

Keduanya bukan hanya mencetak gol, tapi membentuk budaya sepak bola global yang melebihi sekadar angka.

Namun, ketika ditanya soal rivalitas itu, Messi menjawab dengan tenang.

“Itu wajar saja. Persaingan terjadi di lapangan — kami berdua hanya ingin melakukan yang terbaik untuk tim kami. Namun, semuanya tetap di lapangan. Di luar lapangan, kami hanyalah dua orang biasa,” katanya.

Tidak ada dendam, tidak ada drama. Hanya dua profesional yang saling mendorong untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.

Jalan Karier yang Berbeda, Tapi Tetap Dekat di Ingatan

Kini, Messi menjalani akhir kariernya di Amerika Serikat bersama Inter Miami, membawa MLS ke panggung global.

Ronaldo, di sisi lain, tampil mengesankan bersama Al Nassr di Arab Saudi.

Meski keduanya bermain di benua berbeda, nama mereka tak pernah jauh dari berita utama dan sorotan dunia.

Harapan agar mereka bisa bermain bersama dalam satu tim masih menggantung di benak jutaan penggemar.

Namun Messi menegaskan, meskipun mereka saling menghargai, tidak ada ruang pertemanan karena tidak pernah ada interaksi personal yang mendalam.

Tetapi mungkin itulah keindahan dari kisah Messi dan Ronaldo.

Rivalitas ini tak pernah berubah menjadi permusuhan. Mereka tak pernah perlu menjadi sahabat untuk membuat sejarah bersama.

Mereka hanya perlu menjadi diri mereka sendiri — dan dunia menyaksikan bagaimana keduanya membentuk definisi baru tentang kehebatan.

Dalam dunia olahraga yang sering kali penuh kontroversi, kedewasaan Messi dan Ronaldo dalam memaknai kompetisi justru menjadi warisan yang lebih penting dari sekadar piala atau rekor.

Di antara semua yang pernah mereka capai, rasa hormat satu sama lain mungkin adalah mahkota tertinggi. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#messi #Ronaldo #laliga #Rivalitas Messi Ronaldo #cristiano ronaldo #Al Nassr #ballon d or #inter miami #lionel messi #piala dunia antarklub