Jawa Pos Radar Madiun - Nama Rafael Struick tak henti menghiasi bursa transfer Liga 1 Indonesia.
Pasalnya, striker naturalisasi timnas Indonesia itu kini berstatus bebas transfer usai kontraknya bersama Brisbane Roar di Australia tidak diperpanjang.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi klub-klub Liga 1 untuk memboyongnya.
Menurut laman resmi transfermarkt.id, nilai pasar Struick kini mengalami penurunan menjadi Rp 2,61 miliar, jauh dari angka Rp 3,48 miliar pada awal 2025 lalu.
Penurunan market value ini membuat Struick semakin terjangkau bagi klub-klub Indonesia yang tengah membangun kekuatan baru di musim depan.
Sebelumnya, nama Struick santer dikaitkan dengan Persib Bandung.
Klub berjuluk Maung Bandung itu memang tengah membenahi lini depannya setelah melepas beberapa pemain asing, termasuk striker yang membawa mereka back to back juara Liga 1.
Pelatih Bojan Hodak pun telah menjanjikan kejutan dalam rekrutan pemain asing musim ini.
Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian bahwa Struick benar-benar akan mendarat di Bandung.
Menariknya, rumor terbaru menyebut bahwa Dewa United FC justru menjadi kandidat terdepan untuk mendapatkan Struick.
Klub asal Banten yang bermarkas di Indomilk Arena tersebut sedang aktif berburu pemain bintang demi memperkuat skuad untuk musim depan.
Masih dari laporan transfermarkt.id, peluang Struick bergabung ke Dewa United mencapai 64 persen, menandakan bahwa proses negosiasi telah masuk tahap serius.
Jika transfer ini terwujud, maka Dewa United bakal punya lini depan menakutkan.
Pasalnya, mereka juga sudah memiliki nama-nama besar seperti Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan Alex Martin.
Ditambah Struick, klub ini pantas menyandang julukan baru sebagai "Los Galacticos-nya Liga 1".
Musim lalu, Dewa United tampil gemilang dengan finis sebagai runner-up Liga 1. Kehadiran Struick diyakini akan membuat mereka semakin berbahaya dalam perburuan gelar musim depan. (tif)
Editor : Mizan Ahsani