Jawa Pos Radar Madiun – Persija Jakarta resmi memperkenalkan rekrutan pertamanya jelang Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.
Adalah Eksel Runtukahu, penyerang asal Tondano, yang kini mengenakan seragam Macan Kemayoran.
Ia menjadi pembelian pertama di era pelatih anyar Mauricio Souza dan langsung diplot sebagai tandem Gustavo Almeida di lini depan.
Pemain berusia 26 tahun ini didatangkan dari Barito Putera, klub yang ia bela selama tiga musim terakhir dengan mencatatkan 53 penampilan, 12 gol, dan lima assist.
Meski gagal menyelamatkan Laskar Antasari dari degradasi musim lalu, penampilan individual Eksel tetap mencuri perhatian.
Ia dikenal sebagai penyerang yang konsisten, termasuk saat rutin membobol gawang Persija dalam dua musim terakhir.
“Harapan dan cita-cita bermain di tim sebesar Persija pasti ada. Saat ada tawaran serta kesempatan itu hadir, pasti ingin dimanfaatkan dengan baik,” ujar Eksel dalam rilis resmi klub, Rabu (25/6).
Ia menambahkan bahwa target utamanya adalah membawa Persija meraih gelar juara.
“Untuk target, tentu ingin memberikan yang terbaik buat Persija dan Jakmania. Semoga bisa juara bersama Persija.”
Menariknya, Eksel selalu mencetak gol ke gawang Persija saat bermain untuk Barito Putera.
Di musim 2023/2024, golnya sempat membuat Barito unggul sebelum laga berakhir imbang 2-2. Di musim berikutnya, ia juga mencetak gol saat Persija menang 3-2 di laga tandang.
Kini, Eksel datang ke Jakarta bukan sebagai pelengkap, melainkan siap bersaing untuk menjadi pemain andalan.
Di saat bersamaan, Persija juga memastikan gelandang Hanif Sjahbandi bertahan untuk dua musim ke depan. Sang pemain menyampaikan komitmennya secara singkat namun tegas melalui akun resmi klub.
“Talk less, do more!” tulisnya—empat kata yang menggambarkan sikap profesionalismenya.
Kehadiran pelatih anyar Mauricio Souza menandai era baru di tubuh Persija. Pelatih asal Brasil itu diperkenalkan pada akhir Mei 2025, menggantikan Thomas Doll.
Dalam wawancara eksklusif dengan Persija TV, Souza menyampaikan ambisinya dengan penuh keyakinan: membawa Macan Kemayoran menjadi juara Liga 1.
“Tidak diragukan lagi bahwa Persija adalah klub besar. Klub ini dikenal di seluruh dunia,” ujar Souza.
Ia menilai pengalaman sebelumnya bersama Madura United jadi modal kuat untuk menangani klub sekelas Persija.
“Atmosfer sepak bola Indonesia luar biasa. Saya pernah melatih di sini dan merasa diterima dengan sangat baik. Itu alasan saya kembali dan saya ingin membangun sesuatu yang besar bersama Persija,” sambungnya.
Dengan masuknya Eksel Runtukahu, duet lini depan Persija musim depan mulai terbentuk.
Mauricio Souza menyusun tim dengan kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda potensial.
Langkah awal ini menjadi sinyal serius dari klub ibu kota untuk kembali bersaing di papan atas dan mengakhiri puasa gelar Liga 1. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira