Jawa Pos Radar Madiun – Absennya Flavio Silva dalam sesi latihan Persebaya Surabaya hingga Minggu (28/6) memicu tanda tanya besar di kalangan suporter Green Force.
Striker asal Portugal itu tak kunjung hadir di Lapangan ABC Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), padahal seluruh pemain asing lain sudah bergabung penuh dalam latihan pramusim.
Ketidakhadirannya, yang melampaui batas waktu izin dari manajemen hingga 26 Juni, kian memperkuat rumor hengkangnya sang pemain ke klub Afrika Selatan.
Nama Kaizer Chiefs dari Johannesburg disebut-sebut sebagai calon klub baru Flavio Silva. Salah satu akun sepak bola Afrika, @UnplayableZA, bahkan mengabarkan bahwa klub besar Afrika Selatan itu “expected to finalize a deal for this classic number 9, Flavio Silva.”
Jika benar, Flavio bakal menjadi pemain asing pertama yang hengkang dari Persebaya pada masa pramusim 2025/2026.
Absennya Flavio Silva secara berlarut-larut memang jadi anomali, terutama karena seluruh pemain asing lain—mulai Francisco Rivera, Bruno Moreira, hingga Risto Mitrevski—sudah hadir mengikuti latihan.
Empat nama yang lebih dulu gabung, seperti Milos Raickovic dan Gali Freitas, mempertegas hanya Flavio yang masih misterius.
Manajemen Persebaya Surabaya hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait absennya sang striker.
Rumor hengkangnya Flavio bukan isapan jempol. Beberapa media luar menyebut, Flavio tertarik tawaran kontrak satu tahun dari Kaizer Chiefs.
Kabar ini makin kuat karena Flavio juga tak lagi aktif di media sosial, absen dari unggahan latihan sejak akhir Mei, dan tidak terlihat merespons aktivitas klub.
Dampak dari absennya Flavio cukup signifikan untuk persiapan tim. Pelatih Eduardo Pérez hanya bisa mengandalkan Gali Freitas dan Bruno Moreira sebagai opsi utama di lini depan.
Dengan jadwal tur pramusim ke Australia yang kian dekat—termasuk laga melawan Football West All Star di Sam Kerr Football Centre, Perth—perburuan pengganti striker harus menjadi prioritas.
Nama Jurgen Locadia mencuat sebagai kandidat utama pengganti Flavio. Mantan striker Brighton & Hove Albion itu disebut telah mencapai kesepakatan lisan dengan Persebaya dan tinggal menunggu pengumuman resmi.
Jika Flavio benar-benar menerima pinangan Kaizer Chiefs, Persebaya Surabaya harus bergerak cepat.
Waktu tersisa hanya sepekan untuk merampungkan administrasi sebelum tim terbang ke Australia.
Sementara itu, kekecewaan suporter mulai ramai di media sosial. Banyak Bonek yang menuntut kejelasan status Flavio dan berharap manajemen segera memberikan pernyataan terbuka.
Situasi ini membuat spekulasi kian sulit dibantah, dengan kepergian Flavio tampaknya tinggal menunggu waktu dan konfirmasi resmi dari klub.
Menjelang musim baru, Persebaya Surabaya dihadapkan pada tantangan besar: mencari pengganti sepadan untuk memastikan lini depan tetap tajam.
Perekrutan striker anyar menjadi agenda krusial agar persiapan tim tidak terganggu dan Green Force siap menyongsong Liga 1 2025/2026 dengan kekuatan penuh. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira