Jawa Pos Radar Madiun – Arsenal semakin intensif dalam upaya memperkuat lini serang jelang musim 2025/2026.
Target utama mereka Viktor Gyokeres, striker Sporting Lisbon yang mencuri perhatian berkat ketajamannya di musim lalu. Ia mencetak 54 gol dalam 52 penampilan di semua kompetisi.
The Gunners juga bernegosiasi dengan Benjamin Sesko, striker RB Leipzig, pada bursa transfer musim panas ini.
Drama Arsenal dengan Sesko dan Gyokeres sudah berlangsung berminggu-minggu lantaran negosiasi dengan kedua pemain dan klub masing-masing diwarnai tarik ulur.
Belakangan, angin segar berembus ke Emirates.
Menurut laporan media Prancis L'Equipe, Arsenal telah mencapai kesepakatan lisan dengan agen Gyökeres, Hasan Cetinkaya.
Bahkan, sang pemain dikabarkan siap mogok latihan pramusim demi mendesak Sporting agar segera menyelesaikan proses transfer.
Lebih lanjut, laporan yang beredar Rabu malam (2/7) menyebut bahwa Arsenal dan Gyokeres telah menyepakati kontrak berdurasi lima tahun.
Tentu ini menjadi sinyal kuat bahwa transfer ke Emirates tinggal menunggu waktu.
Namun tidak semua pihak sepakat. Jurnalis transfer terpercaya, Fabrizio Romano, menyebut bahwa belum ada kemajuan signifikan dalam pembicaraan resmi.
Dalam kanal YouTube-nya, ia mengklarifikasi bahwa Arsenal masih belum duduk di meja negosiasi dengan klub asal Portugal tersebut.
“Untuk Gyökeres, memang banyak rumor yang mengatakan sudah ada kesepakatan. Tapi sejauh ini belum ada perubahan,” jelas Romano.
“Arsenal masih harus mengklarifikasi satu hal sebelum benar-benar memulai negosiasi,” sambungnya.
Masalah utama dalam transfer ini adalah nilai transfer.
Gyokeres meyakini bahwa dirinya dan Sporting telah menyepakati banderol sekitar 70 juta euro atau 60 juta pounds (setara Rp 1,25 triliun) termasuk bonus sejak musim panas lalu.
Namun kini, Sporting disebut ingin menaikkan harga, yang membuat kubu pemain merasa frustrasi.
Pemain bernomor punggung 9 itu merasa janji awal klub tidak ditepati dan berpotensi memperumit proses transfer.
Akankah drama Arsenal dan Gyokeres ini akan berakhir happy ending? Tinggal waktu yang akan menjawab. (naz)
Editor : Mizan Ahsani