Jawa Pos Radar Madiun – Inter Milan resmi mendatangkan striker muda Prancis, Ange Yoan Bonny, dari Parma dengan nilai transfer €25 juta termasuk bonus.
Bergabungnya Bonny ke San Siro menjadi momen spesial dalam kariernya, bahkan ia menyebut kepindahan ini sebagai “impian masa kecil yang jadi kenyataan”.
“Saya merasakan begitu banyak emosi, saya sangat senang berada di sini. Ini adalah mimpi masa kecil yang menjadi kenyataan bagi saya, saya masih berjuang untuk menyadari apa yang terjadi. Saya tidak sabar untuk memulainya,” ujar Bonny di kanal resmi Inter.
Bonny, yang musim lalu mencetak enam gol dan empat assist dalam 37 laga Serie A bersama Parma, tidak hanya antusias soal tantangan baru di Inter.
Ia juga bersemangat karena kembali dipertemukan dengan Cristian Chivu, mantan pelatih Parma yang kini dipercaya menangani Inter Milan.
“Chivu banyak membantu saya selama tiga bulan terakhir di Parma, dia orang yang baik dan percaya pada saya. Saya sangat senang bisa bekerja sama dengannya lagi,” tegas Bonny.
Bergabung sebagai pengganti Marcus Thuram, Bonny dikenal sebagai penyerang modern yang fleksibel, mampu bermain di hampir semua posisi lini depan.
“Saya suka menguasai bola, bermain bersama rekan setim, mencetak gol, dan menciptakan peluang. Saya akan mengamati Lautaro dan Thuram setiap hari dalam latihan, mencoba belajar sebanyak mungkin dari mereka. Ini kesempatan luar biasa bagi saya.”
Selain itu, Bonny juga terinspirasi dari deretan pemain Prancis legendaris yang pernah berseragam Inter Milan, mulai dari Youri Djorkaeff, Laurent Blanc, hingga Patrick Vieira.
“Tentu saja Thuram juga. Saya berharap bisa mengikuti jejak mereka,” katanya.
Dengan proyek baru di bawah Cristian Chivu dan skuad bertabur bintang seperti Lautaro Martinez serta Thuram, Inter Milan jelas menaruh harapan besar pada Bonny.
Striker muda ini sendiri mengaku lapar akan prestasi dan bertekad tampil lebih baik dari musim sebelumnya. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira