Jawa Pos Radar Madiun – Kabar buruk datang dari Bayern Munich. Gelandang muda andalan mereka, Jamal Musiala, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera parah di kaki kiri saat bertanding melawan Paris Saint Germain (PSG) dalam perempat final Piala Dunia Antarklub 2025, Minggu (6/7) WIB.
Musiala, yang baru berusia 22 tahun dan merupakan rising star Timnas Jerman, mengalami insiden ini di penghujung babak pertama.
Benturan keras dengan kiper PSG, Gianluigi Donnarumma, membuat Musiala tergeletak di lapangan dan langsung mendapat perawatan tim medis.
Kondisi cederanya disebut cukup serius, bahkan tayangan ulang insiden tersebut tidak ditampilkan di stadion Mercedes-Benz demi menghormati kondisi sang pemain.
Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, mengonfirmasi setelah laga bahwa Musiala segera dibawa ke rumah sakit.
"Bagi saya, ini bukan akibat bermain terlalu banyak, tapi lebih pada kecelakaan di lapangan. Ini jelas buruk bagi kami," ujarnya.
Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, juga menyoroti insiden ini.
"Kelihatannya tidak bagus. Dari gambaran awal, sepertinya ini cedera pergelangan kaki, tapi saya tidak akan memberi diagnosis di sini. Yang jelas, ini sangat memukul kami, bukan soal hasil pertandingan saja. Musiala sangat penting bagi tim," tegasnya.
Bahkan, Donnarumma, sang penjaga gawang PSG yang terlibat langsung dalam insiden ini, mengunggah pesan dukungan di Instagram:
"Semua doa dan harapan baikku menyertaimu," tulisnya untuk Musiala.
Dukungan dari Lawan hingga Rekan Tim
Bintang PSG Achraf Hakimi ikut menyampaikan simpatinya.
"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan dukungan saya kepada Musiala. Kami ingin melihatnya segera kembali ke lapangan karena ia adalah pemain hebat."
Sementara itu, pencetak gol PSG Desire Doue juga berkata, "Kami katakan kepadanya bahwa kami mendukungnya. Tidak pernah mudah ketika tindakan seperti ini berakhir buruk. Kami doakan pemulihan Jamal berjalan baik."
Kondisi Musiala dan Dampak untuk Bayern Munich
Musiala sebelumnya tampil gemilang di Piala Dunia Antarklub, mencetak tiga gol dan menjadi salah satu kandidat peraih Sepatu Emas.
Cedera parah ini jelas menjadi pukulan telak bagi Bayern. Apalagi, klub raksasa Jerman itu baru saja kehilangan Florian Wirtz yang pindah ke Liverpool.
Bayern Munich kini terancam memulai musim baru tanpa Musiala di lini tengah.
"Saya tidak tahu bagaimana mengatasi ini sekarang. Kami akan bekerja untuk solusi terbaik," jelas Eberl.
Musiala sendiri merupakan pemain termuda Bayern saat debut di 2020 dan menjadi remaja pertama yang memperkuat Jerman di Piala Dunia sejak 1958.
Pada 2024 lalu, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Timnas Jerman.
Dengan kondisi ini, Bayern Munich harus memutar otak menghadapi musim baru tanpa salah satu gelandang serang terbaik Eropa saat ini. (ota)