Jawa Pos Radar Madiun - Pekerjaan berat menanti Persib Bandung sejak awal musim 2025/2026.
Maung Bandung akan menjadi tuan rumah pertandingan playoff AFC Champions League Two (ACL 2) melawan wakil Filipina, Manila Digger FC, pada 13 Agustus 2025 mendatang.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, yang mengonfirmasi bahwa laga penting tersebut awalnya dijadwalkan digelar di Manila.
Namun, berdasarkan kesepakatan antara Persib, Manila Digger FC, dan AFC, venue pertandingan resmi dipindahkan ke Stadion di Kota Bandung.
“Kami sangat bersyukur dan antusias menyambut keputusan pertandingan playoff ACL 2 dapat digelar di Kota Bandung,” ujar Adhitia, Selasa (8/7).
Adhit juga menyampaikan kesiapan penuh dari sisi teknis dan penyelenggaraan pertandingan, serta mengajak seluruh Bobotoh datang dan mendukung langsung.
“Kami percaya kekuatan terbesar Persib selalu datang dari tribun. Mari kita jadikan Bandung sebagai lautan biru yang menggema, mendorong Persib melangkah jauh di Asia,” ajaknya.
Pertimbangkan 11 Pemain Asing untuk Liga 1 2025/2026
Adhitia juga menjelaskan bahwa saat ini manajemen masih melakukan evaluasi internal bersama pelatih Bojan Hodak untuk menyesuaikan komposisi skuad dengan regulasi baru dari PT LIB.
Diketahui, klub kini diizinkan memiliki maksimal 11 pemain asing. Ketentuannya, maksimal delapan pemain yang boleh masuk Daftar Susunan Pemain (DSP) setiap pertandingan.
“Kami tidak sekadar mengejar jumlah, tapi fokus pada kontribusi maksimal setiap pemain untuk tim,” jelasnya.
Saat ini, Persib sudah memiliki delapan pemain asing, yakni William Moreira, Lucho Guaycochea, Berguinho, Uilliam Barros, Julio Cesar, Adam Przybek, dan Ramon Tanque.
Persib juga tetap berkomitmen menjaga jalur pembinaan pemain lokal yang selama ini menjadi kekuatan klub.
“Keseimbangan antara pemain asing dan lokal sangat penting bagi kami. Ini adalah identitas Persib,” tandasnya.
Sebagai persiapan, Persib juga akan menggelar pemusatan latihan di Thailand mulai 17 Juli 2025. (naz)
Editor : Mizan Ahsani