Jawa Pos Radar Madiun – Tekad dan semangat Kapten Persebaya Surabaya Bruno Moreira tengah membuncah saat jalani tur pramusim sebelum Liga 1 Indonesia atau Super League.
Ia siap membuat publik Australia takjub saat Green Force menghadapi Football West All Stardi Sam Kerr Football Centre, Perth, hari Rabu 9 Juli 2025.
Penyerang andalan tim asal Kota Surabaya itu sengaja mengusung misi pribadi ketika melawat ke Negeri Kanguru itu.
Moreira siap mencetak gol atau assist dalam laga persahabatan tersebut. Ia memang berniat tampil tajam sebelum Super League 2025/2026.
Bersama pelatih anyar Eduardo Perez, ia dan rekan-rekannya ingin meraih hasil positif selama laga percobaan pramusim ini.
Pemain asal Brasil itu mengungkapkan jika fokus utamanya adalah satu, membantu tim meraih kemenangan.
“Target saya selalu membantu tim. Berlari, berjuang, dan memberikan yang terbaik,” ucap Bruno, seperti dilansir dari JawaPos.com.
“Kalau saya bisa mencetak gol, saya akan mencetak gol. Kalau saya bisa memberi assist, saya akan memberi assist,” tegasnya penuh semangat.
Sikap positif dan determinasi yang ditunjukkan Bruno itu seolah menjadi sinyal kuat jika kini Persebaya Surabaya mengincar performa terbaik di bawah arahan pelatih baru.
Selama beberapa hari terakhir, skuad Green Force mematangkan persiapan di Sam Kerr Football Centre.
Venue kebanggaan publik Perth itu menjadi saksi dimulainya era baru Persebaya Surabaya bersama Eduardo Perez.
Informasi yang dihimpuin, pelatih asal Spanyol itu menjajal skema permainan yang akan diterapkan dalam pertandingan kontra Football West All Star.
Laga ini jadi tolok ukur awal efektivitas racikan strategi sang nakhoda baru. Ia tentu ingin membuktikan kepada Bonek dan Bonita jika skuad Persebaya saat ini tak bisa dipandang sebelah mata.
Tulang Punggung Tim
Bruno Moreira sudam mengenakan jersey tim kebanggaan warga Kota Surabaya itu sejak Liga 1 musim 2021/2022.
Ia termasuk salah satu pilar utama Eduardo Perez di lapangan. Konsistensinya mencetak gol tiap musim menjadi kekuatan tersendiri bagi Green Force.
Dalam tiga musim, total 27 gol dan 10 assist telah ia sumbangkan untuk Green Force. Jumlah menit bermainnya juga tergolong tinggi.
Melanjutkan tren positif di bawah kepelatihan Eduardo Perez adalah misi pribadinya. Tak heran jika tur pramusim di Australia bakal jadi ajang pembuktian ia layak diandalkan di lini depan.
Bagi pemain berumur 26 tahun itu, setiap laga adalah kesempatan untuk membuktikan kemampuan.
Ia ingin menunjukkan dirinya masih bisa menjadi pembeda bagi Persebaya Surabaya.
Kehadiran pelatih Eduardo Perez juga menjadi penyemangat tersendiri. Gaya permainan khas Spanyol yang diusung Perez diharapkan dapat menambah variasi serangan Persebaya.
Meski hanya laga uji coba, Persebaya bermbisi memetik kemenangan atas Football West All Star.
“Yang terpenting adalah memenangkan pertandingan. Itu tujuan kami semua,” tutup Bruno dengan nada yakin.
Editor : Budhi Prasetya