Jawa Pos Radar Madiun - Rumor bergabungnya Rafael Struick ke Dewa United akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di bursa transfer.
Penyerang berdarah Belanda-Indonesia tersebut memang belum mampu menunjukkan performa maksimal selama membela klub Australia, Brisbane Roar.
Kini dengan status bebas transfer, Struick disebut sedang menjajaki peluang untuk berkarier di Liga 1 Indonesia (kini bernama Super League).
Spekulasi mengenai masa depan penyerang naturalisasi berdarah Belanda ini mencuat setelah foto misterius beredar di sejumlah akun media sosial.
Di foto tersebut, tampak seorang pria memegang tulisan bertuliskan “Welcome Mr. Rafael S”.
Meski sebagian tulisan tampak kurang jelas, netizen langsung tahu bahwa yang dimaksud adalah striker naturalisasi Timnas Indonesia yang kerap dijuluki El Klemer itu.
Bukan hanya itu, pria dalam foto tersebut mengenakan celana dengan logo Dewa United.
Tak pelak, unggahan ini langsung memancing spekulasi bahwa peresmian kepindahan Rafael Struick tinggal menunggu waktu.
Berdasarkan laporan transfermarkt.co.id, peluang Struick bergabung dengan Banten Warrior kini mencapai 77 persen.
Jika benar bergabung, Struick harus siap menghadapi persaingan ketat di lini serang Dewa United.
Klub ini sudah dihuni deretan pemain bintang seperti Alex Martins dan Egy Maulana yang tampil konsisten musim lalu hingga pemain baru seperti Privat Mbarga.
Meski demikian, Struick punya keunggulan dalam fleksibilitas posisi dan kecepatan yang bisa menjadi nilai tambah.
Dengan bimbingan yang tepat dan etos kerja tinggi, peluangnya untuk masuk skuad utama tetap terbuka lebar. Terutama jika ia bisa memberi dimensi berbeda dalam skema serangan.
Dari sisi Timnas Indonesia, bermain di Liga 1 bisa menjadi pedang bermata dua bagi Struick.
Di satu sisi, ia akan lebih mudah dipantau oleh pelatih Patrick Kluivert dan beradaptasi dengan atmosfer sepak bola nasional.
Namun, ekspektasi juga akan meningkat.
Jika gagal bersinar di liga domestik, posisinya di skuad Garuda bisa tergeser oleh pemain lain yang tengah naik daun seperti Marselino Ferdinan dan Ole Romeny.
Namun secara keseluruhan, Dewa United diprediksi bisa menjadi tempat restart yang ideal bagi Rafael Struick, asalkan ia mampu membuktikan diri.
Di samping itu, usianya yang masih muda memberikan ruang untuk berkembang, dan Super League bisa menjadi ajang pembuktian sekaligus batu loncatan. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani