Jawa Pos Radar Madiun – Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea akan saling bentrok di final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 pada Senin dini hari (14/7) di Stadion MetLife, New Jersey.
Ini akan menjadi laga paling bergengsi dalam sejarah turnamen yang kini memakai format 32 tim, dan menjadi final perdana sejak reformasi besar FIFA.
PSG datang sebagai juara Liga Champions Eropa 2025, sekaligus pemegang treble domestik bersama pelatih Luis Enrique.
Sebaliknya, Chelsea yang kini ditangani pelatih muda Enzo Maresca, mencoba mewujudkan mimpi menjadi klub pertama yang mengoleksi seluruh trofi mayor FIFA dan UEFA, termasuk Liga Konferensi yang mereka menangkan Mei lalu.
Namun, apakah tim muda The Blues mampu menandingi kekuatan masif PSG yang telah menggilas raksasa-raksasa Eropa di turnamen ini?
Duel Taktik: Enrique Lebih Unggul
ESPN melaporkan bahwa PSG unggul dalam hampir semua aspek permainan.
Luis Enrique memainkan skema 4-3-3 dengan trio Vitinha, Fabian Ruiz, dan Manuel Ugarte atau Neves di lini tengah.
Dominasi sektor ini jadi titik kunci permainan PSG, yang membuat lawan-lawan mereka tak berkutik, termasuk Atletico Madrid dan Bayern Munchen.
Sementara Chelsea memakai formasi 4-2-3-1, yang secara matematis membuat mereka kalah jumlah di lini tengah.
Jika Maresca tetap mempertahankan sistem ini, apalagi Moises Caicedo diragukan tampil karena cedera, maka PSG bisa mengontrol pertandingan dengan sangat nyaman.
Di sisi lain, sisi sayap juga akan jadi ladang pertempuran sengit.
Achraf Hakimi dan Nuno Mendes dari PSG yang eksplosif akan berhadapan dengan dua fullback Chelsea, Reece James dan Marc Cucurella.
Jika keduanya terlalu sering naik menyerang, PSG punya ruang untuk menghukum lewat kecepatan pemain seperti Bradley Barcola, Khvicha Kvaratskhelia, dan Doue.
Prediksi Skor PSG vs Chelsea, The Blues Masih Terlalu Muda?
Dalam tiga laga menuju final, PSG telah mencetak 10 gol dan belum kebobolan.
Mereka menyingkirkan Atletico Madrid, Bayern Munchen, dan Real Madrid dengan skor meyakinkan.
Sementara Chelsea, meski lolos dramatis ke final, belum benar-benar dihadapkan pada ujian seberat PSG.
Skuad muda The Blues, dengan pemain seperti Elye Wahi, Carney Chukwuemeka, dan Alfie Gilchrist, menunjukkan potensi, namun belum tentu siap menghadapi tekanan laga sekelas final dunia.
Dengan pengalaman, kualitas individu, dan taktik yang sudah matang, PSG dijagokan untuk memenangkan pertandingan.
Bahkan ESPN menyebut PSG saat ini sebagai tim terbaik dunia, mungkin hanya kalah dari Barcelona era Pep Guardiola 2009–2011.
Prediksi skornya? 3-0 untuk PSG, dan trofi Piala Dunia Antarklub kemungkinan besar akan mendarat ke Paris untuk kali pertama. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani