Jawa Pos Radar Madiun – Persemag Magetan memastikan diri lolos ke babak selanjutnya di Piala Soeratin U17 2025.
Usai menang meyakinkan atas Madiun Putra, dengan skor 0-2 dalam laga di Grup K, Minggu siang (13/7) di Stadion Mini Gayam.
Kemenangan dalam derby Madiun Raya ini menjadi puncak penampilan impresif Persemag selama fase grup.
Dari empat pertandingan, Persemag tidak sekali pun menelan kekalahan dan mengumpulkan total 10 poin, cukup untuk mengunci posisi teratas klasemen sementara Grup K.
Dominasi Sejak Awal Laga
Sejak menit pertama, Persemag tampil agresif dan langsung menekan lini pertahanan Madiun Putra.
Gol pembuka datang dari titik putih pada menit ke-30, setelah Nathan dijatuhkan oleh Rama Tegar di kotak penalti.
Eksekusi penalti sempat gagal karena ditepis oleh Taufiq, namun wasit memutuskan tendangan ulang lantaran kiper terlalu maju.
Kesempatan kedua dimanfaatkan dengan baik oleh Toriq yang membawa Persemag unggul 0-1.
Empat menit kemudian, Persemag hampir menambah gol lewat aksi Ariel, namun tendangannya masih mampu diamankan.
Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Gol Spektakuler Hanan Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, tekanan Persemag tak mengendur.
Mereka mendominasi lini tengah, memaksa Madiun Putra bertahan dan kehilangan kontrol permainan.
Di tengah cuaca terik, stamina pemain Madiun Putra terlihat terkuras, bahkan beberapa kali harus mendapat perawatan di lapangan.
Momentum semakin berpihak pada Persemag saat Hanan mencetak gol indah dari luar kotak penalti di menit ke-53.
Tanpa kawalan, tendangan kerasnya mengarah ke sisi kanan gawang dan gagal dijangkau Taufiq.
Skor berubah menjadi 0-2, yang kemudian bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Peluang Madiun Putra Menipis
Sementara Persemag memastikan langkah ke fase gugur dengan status pemuncak grup, Madiun Putra harus menghadapi kenyataan pahit.
Dari tiga laga yang sudah dijalani, mereka baru mengoleksi dua poin dan tertahan di posisi ketiga klasemen.
Harapan mereka kini menggantung pada laga terakhir grup dan hasil dari pertandingan tim lain. (cor)
Penulis
Rizhal Putra Pratama, mahasiswa Universitas Merdeka Madiun
Editor : Andi Chorniawan