Jawa Pos Radar Madiun - Penyerang sayap Saddil Ramdani belum bisa berlatih penuh bersama skuad Persib Bandung yang kini sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Thailand jelang kick-off BRI Super League 2025/2026.
Dalam keterangan di laman resmi klub, Minggu (20/7), Saddil menyampaikan bahwa kondisinya masih dalam tahap pemulihan usai cedera di Piala Presiden 2025 lalu.
“Saya masih rutin konsultasi dengan fisioterapi dan sudah mulai latihan di gym. Jadi saya berharap dalam beberapa minggu ke depan kondisi saya bisa benar-benar siap dan jauh lebih baik,” ujar Saddil.
Mantan pemain Sabah FC itu menyebut level kebugarannya saat ini berada di kisaran 80 persen.
Meski begitu, ia tetap menjalani program latihan secara bertahap dan intensif di bawah pengawasan tim medis.
Meski belum turun langsung ke lapangan, Saddil menegaskan bahwa dirinya memiliki target yang jelas selama menjalani TC di Thailand.
Tak hanya mengejar kebugaran fisik, ia juga ingin memperkuat kekompakan tim (chemistry) dengan rekan-rekan barunya.
“Kami harus menjalani pra-musim seperti ini untuk bisa menyatukan semua pemain agar jadi satu tujuan. Dan tentu chemistry harus dapat, dan seperti apa yang menjadi prinsip pelatih bisa kami jalani dengan baik. Dengan begitu, semuanya bisa berjalan lancar,” tegasnya.
Persib Bandung sendiri kini dihuni oleh sejumlah wajah baru, baik dari transfer lokal maupun asing.
Latihan pramusim ini jadi momentum penting untuk membentuk sinergi antarpemain sebelum kompetisi resmi dimulai.
Setelah TC di Thailand yang dijadwalkan berakhir pada 27 Juli, Persib Bandung akan langsung bersiap menghadapi laga perdana BRI Super League 2025/2026.
Maung Bandung dijadwalkan menjamu Semen Padang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 9 Agustus 2025.
Dengan sisa waktu kurang dari tiga pekan, peluang Saddil untuk pulih total masih terbuka. Jika progres pemulihan berjalan baik, bukan tak mungkin ia bisa masuk dalam skuad utama di laga perdana. (naz)
Editor : Mizan Ahsani