Jawa Pos Radar Madiun - Persebaya Surabaya harus bekerja keras untuk menembus pertahanan PSIM Jogja pada laga perdana mereka.
Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor masih imbang 0-0.
Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam (8/8), skuad asuhan Eduardo Perez tampil di bawah ekspektasi.
Statistik penguasaan bola menunjukkan Bajul Ijo kalah tipis, hanya mencatat 47 persen dibanding 53 persen milik tim tamu.
Kendati demikian, dari sisi serangan, Persebaya lebih agresif.
Malik Risaldi dan kawan-kawan melepaskan enam tembakan, dua di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Sementara itu, PSIM Jogja hanya mencatat dua tembakan, dengan satu yang mengancam gawang tuan rumah.
Meski unggul dalam jumlah serangan, lini depan Persebaya belum mampu menaklukkan solidnya pertahanan PSIM.
Tim tamu tampil disiplin dan tenang, meskipun menghadapi tekanan dari tuan rumah yang musim lalu finis di posisi empat besar Liga 1.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih diprediksi akan melakukan evaluasi.
Bagi PSIM Jogja, hasil imbang tanpa kebobolan di babak pertama sudah cukup positif. Namun bagi Persebaya, kemenangan tentu menjadi target utama di laga pembuka ini.
Kemungkinan besar, Eduardo Perez akan menginstruksikan skuadnya untuk tampil lebih menyerang guna membongkar pertahanan rapat Laskar Mataram. (tif)
Editor : Mizan Ahsani