Jawa Pos Radar Madiun - Bhayangkara FC harus mengawali perjalanan mereka di Super League musim 2025/2026 dengan hasil kurang memuaskan.
Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (8/8), The Guardians takluk 0-1 dari tuan rumah Borneo FC.
Gol tunggal kemenangan Borneo FC dicetak penyerang sayap Mariano Peralta pada menit ke-66. Meski menguasai sejumlah peluang, Bhayangkara FC gagal memanfaatkannya menjadi gol.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengakui kelemahan timnya ada di penyelesaian akhir.
“Kami memiliki peluang, tapi memang masih kurang dalam penyelesaian akhir. Ini sepak bola, siapa yang mencetak gol dia yang akan memenangkan pertandingan. Ini akan segera kami evaluasi,” ujar Munster, dikutip dari laman resmi I.League, Sabtu (9/8).
Secara statistik, Ilija Spasojevic dan kolega justru menciptakan lebih banyak peluang dibanding tuan rumah.
“Saya pikir kami sudah bermain dengan baik. Kami memiliki lima peluang untuk mencetak gol sementara mereka hanya dua. Kita akan fokus menatap pertandingan home,” tambah pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Kekalahan ini membuat Bhayangkara FC berada di peringkat 19 klasemen sementara Super League tanpa poin.
Pekan kedua nanti, mereka akan menjamu PSM Makassar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (16/8) pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut menjadi kesempatan emas bagi Bhayangkara FC untuk meraih kemenangan perdana, setelah musim lalu sempat terdegradasi dan kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani