Jawa Pos Radar Madiun - Laga pembuka Premier League 2025/2026 antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/8), diwarnai insiden.
Pertandingan bahkan sempat dihentikan pada menit ke-28.
Wasit menghentikan laga lantaran terjadi aksi rasisme terhadap winger Bournemouth, Antoine Semenyo.
Merseyside Police mengonfirmasi telah mengeluarkan seorang pria berusia 47 tahun dari stadion. Identitas pelaku sudah terverifikasi, dan proses penyelidikan tengah berjalan.
Menurut laporan Sky Sports, Semenyo sendiri yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut kepada wasit Anthony Taylor.
Wasit kemudian berbicara dengan kedua manajer, Arne Slot dan Andoni Iraola.
Kapten Bournemouth Adam Smith mengecam keras insiden ini.
“Sulit diterima. Di zaman sekarang, hal seperti ini tidak seharusnya terjadi. Saya salut Ant tetap bermain dan bahkan mencetak dua gol,” ujarnya.
Pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, menyebut kejadian ini sebagai hal memalukan dan menegaskan bahwa pesan anti-diskriminasi harus terus disuarakan.
Dari kubu Liverpool, pelatih Arne Slot memastikan klub akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi dan menindak pelaku.
“Sulit diterima, terlebih ini di Anfield,” tegasnya.
Kapten Liverpool Virgil van Dijk juga menyatakan dukungannya.
“Saya bilang pada Semenyo, apa pun yang dia butuhkan, kami akan ada untuknya. Semua fans Liverpool pasti setuju hal seperti ini tidak boleh terjadi,” katanya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani