Jawa Pos Radar Madiun - Dua gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dan Eliano Reijnders, resmi diperkenalkan Persib Bandung.
Namun, keduanya punya cerita berbeda soal awal kebersamaannya dengan Pangeran Biru.
Haye, yang dijuluki “Profesor”, menegaskan bahwa keberhasilan Persib meraih gelar back to back juara Liga 1 (kini Super League) jadi alasan kuat menerima pinangan klub Bandung tersebut.
Ia menilai Persib bukan hanya klub besar di tanah air, tetapi juga punya ambisi tinggi untuk bersaing di level Asia.
“Di dua musim terakhir tentu saja tahta juara milik Persib. Dan Persib juga memiliki ambisi besar untuk lebih baik lagi di kompetisi Asia,” ujar Haye, dikutip dari laman resmi klub.
“Itu merupakan salah satu alasan saya mengambil keputusan bergabung,” sambungnya.
Pemain keturunan Belanda itu bertekad membantu Persib tampil maksimal di AFC Champions League Two 2025/2026, setelah menyingkirkan Manila Digger.
Ia menegaskan pentingnya membangun chemistry bersama rekan setim.
“Jadi, kami harus bersama sebagai satu tim. Mempersiapkan semua dengan sebaik-baiknya. Tahap demi tahap kita harus lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Eliano Reijnders juga menyatakan kegembiraannya bisa berseragam Persib.
Mantan gelandang PEC Zwolle itu mengaku tak sabar merasakan atmosfer sepak bola Bandung dan dukungan Bobotoh.
Namun, Reijnders harus menunda keinginannya tampil di kompetisi domestik.
Pasalnya, ia dan Haye lebih dulu memenuhi panggilan Timnas Indonesia untuk dua laga FIFA Match Day.
Yakni melawan Taiwan (5 September) dan Lebanon (8 September 2025) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
“Sejujurnya, saya sudah tidak sabar untuk segera ke Bandung. Saya ingin segera bertemu rekan-rekan di tim dan tentu saja bertemu Bobotoh,” ucap pemain 24 tahun itu.
Meski begitu, ia menegaskan prioritasnya saat ini adalah Timnas.
“Saya merasa senang sekali bisa kembali bersama Timnas. Kami siap bekerja keras untuk pertandingan persahabatan nanti. Saya sangat menantikan momen ini,” pungkasnya. (tif/naz)
Editor : Mizan Ahsani