Jawa Pos Radar Madiun – Penyerang Memphis Depay menorehkan sejarah baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Belanda setelah mencetak dua gol dalam kemenangan dramatis atas Lithuania pada laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Bermain di Senin dini hari WIB, Depay menjadi aktor utama kemenangan 3-2 Belanda atas Lithuania. Dua gol yang dicetaknya membuat torehan golnya di Tim Oranje menjadi 52 gol dari 104 penampilan sejak debutnya pada 2013.
“Itu memang gol-gol penting. Saya senang dengan gol-gol itu. Jadi, saya sangat senang telah mencapainya sekarang. Kita bisa melanjutkannya sekarang. Tapi tentu saja saya sangat bangga. Saya juga berterima kasih kepada semua orang di ruang ganti,” ujar Depay seusai laga, seperti dilansir situs resmi KNVB.
Salip Van Persie dan Legenda Oranje
Dengan catatan 52 gol, Depay melampaui rekor Robin van Persie yang bertahan selama 12 tahun. Van Persie sebelumnya memegang rekor top skor Timnas Belanda dengan 50 gol dari 2005 hingga 2017.
Tak hanya Van Persie, Depay juga telah melampaui para legenda lainnya seperti:
• Klaas-Jan Huntelaar
• Patrick Kluivert
• Dennis Bergkamp
• Arjen Robben
• Ruud van Nistelrooy
• Johan Cruyff
Debut dan Gol Pertama
Depay memulai debutnya di Timnas Belanda pada 15 Oktober 2013 saat melawan Turki dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2014, masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-89.
Gol pertamanya untuk Belanda tercipta saat Piala Dunia 2014 melawan Australia. Dalam pertandingan itu, Depay masuk menggantikan Bruno Martins Indi dan mencetak gol di menit ke-68 usai menerima umpan dari Jonathan De Guzman.
Masih Aktif, Rekor Bisa Bertambah
Saat ini, pemain berusia 31 tahun itu memperkuat Corinthians, klub Liga Brasil.
Namun, ia tetap aktif membela Timnas Belanda dan masih punya peluang besar menambah catatan golnya, termasuk di sisa laga Kualifikasi dan putaran final Piala Dunia 2026 mendatang.
Dengan performa yang konsisten, Depay berpotensi mencatat rekor yang akan sulit disusul dalam waktu dekat, sekaligus mengukuhkan namanya sebagai ikon baru sepak bola Negeri Kincir Angin.
Editor : Ockta Prana Lagawira