Jawa Pos Radar Madiun - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi menyatakan akan mengajukan banding terhadap sanksi yang dijatuhkan FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis Sabtu (20/9), FAM menegaskan akan menempuh semua jalur hukum dan prosedur sesuai regulasi untuk melindungi kepentingan pemain serta Timnas Malaysia.
“FAM tetap berkomitmen untuk bertindak tegas, mematuhi peraturan internasional, serta menjunjung tinggi integritas sepak bola nasional. Kami juga akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan agar proses ini berlangsung transparan, adil, dan sportif,” tulis pernyataan FAM.
FAM menjelaskan bahwa pihaknya maupun para pemain sudah bertindak dengan itikad baik dan transparan dalam seluruh proses naturalisasi.
“FAM mengelola semua dokumentasi dan prosedur sesuai pedoman yang ditetapkan. Bahkan FIFA sebelumnya sudah meninjau kualifikasi para pemain dan memberikan konfirmasi resmi bahwa mereka memenuhi syarat membela Malaysia,” tulis FAM.
Federasi menambahkan bahwa perkembangan lebih lanjut mengenai proses banding akan diumumkan ke publik dalam waktu dekat.
Sanksi FIFA untuk FAM dan Pemain
Sebelumnya, FIFA melalui Komite Disiplin menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss kepada FAM dan 2.000 franc Swiss kepada masing-masing pemain yang terlibat.
Ketujuh pemain tersebut adalah Gabriel Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, dan Imanol Machuca.
Selain itu Joao Figueiredo, Jon Irazabal, serta Hector Hevel.
Selain denda, mereka juga dijatuhi sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan sejak keputusan diumumkan.
FAM dan para pemain sudah menerima pemberitahuan resmi dari FIFA dan diberi waktu 10 hari untuk mengajukan banding ke Komite Banding. (naz)
Editor : Mizan Ahsani