Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

FAM Ajukan Banding ke FIFA, Ngotot Tolak Buka Dokumen Naturalisasi 7 Pemain Malaysia ke Publik

Mizan Ahsani • Selasa, 7 Oktober 2025 | 14:22 WIB
Malaysia akhiri kutukan 10 tahun atas Vietnam dengan kemenangan 4-0.
Malaysia akhiri kutukan 10 tahun atas Vietnam dengan kemenangan 4-0.

Jawa Pos Radar Madiun - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan FIFA terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi tim nasional Malaysia.

Langkah itu diambil setelah badan sepak bola dunia tersebut merilis hasil lengkap investigasi mengenai asal-usul para pemain.

Dalam laporan resmi FIFA, ditemukan perbedaan data silsilah keluarga para pemain, terutama soal klaim memiliki darah Malaysia dari pihak kakek atau nenek.

Setelah dilakukan verifikasi, FIFA menyimpulkan bahwa data tersebut tidak sesuai kenyataan dan mengategorikannya sebagai bentuk pemalsuan dokumen.

Menanggapi hal itu, FAM menyatakan keberatan dan menegaskan tidak ada bukti kuat yang mendukung tuduhan FIFA.

“FAM memandang serius tuduhan tersebut. Kami menegaskan bahwa semua dokumen pemain telah diproses sesuai regulasi yang berlaku secara transparan. Tidak ada niat untuk mengakali aturan eligibility FIFA,” tulis pernyataan resmi FAM.

FAM juga menegaskan akan menempuh jalur hukum melalui mekanisme banding resmi.

Hukuman yang dijatuhkan FIFA sebelumnya berupa denda 350.000 franc Swiss untuk FAM, denda 2.000 franc Swiss dan skors 12 bulan bagi tujuh pemain yang dipermasalahkan.

Meski mendapat desakan dari publik dan pengamat sepak bola Malaysia, FAM menegaskan tidak akan membuka dokumen pribadi para pemain ke publik.

Mereka berdalih hal itu melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi 1972 dan Undang-Undang Paspor 1966.

“Pengungkapan dokumen tanpa izin dilarang keras. Oleh karena itu, FAM terikat secara hukum untuk menjaga kerahasiaan unsur-unsur ini,” tulis pernyataan FAM.

Kasus ini berawal dari munculnya kecurigaan bahwa tujuh pemain naturalisasi Malaysia tidak benar-benar memiliki garis keturunan Malaysia seperti yang tercantum dalam dokumen pendaftaran FIFA.

Beberapa pihak mendesak FAM untuk menunjukkan bukti silsilah, namun federasi memilih menutup rapat detail identitas para pemain. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pemalsuan dokumen #FIFA #sanksi #fam #timnas #naturalisasi #malaysia