BERGAMO, Jawa Pos Radar Madiun – Pelatih AC Milan Max Allegri mengungkap alasan di balik keputusannya menarik keluar Rafael Leao dan Santiago Gimenez dalam laga imbang 1-1 melawan Atalanta di Stadion Gewiss.
Rossoneri gagal memetik tiga poin setelah keunggulan gol Samuele Ricci disamakan oleh Ademola Lookman lewat aksi brilian di babak kedua.
Allegri menilai timnya tampil cukup baik, namun masih sering melakukan kesalahan di sepertiga akhir lapangan.
“Kami punya beberapa pemain yang absen, tapi tim bereaksi dengan baik,” kata Allegri kepada DAZN Italia.
“Kami melakukan banyak kesalahan teknis di babak pertama, sementara setelah jeda kami bermain lebih baik tapi membuat keputusan yang salah di area lawan. Di situlah kami harus meningkatkan diri. Tim perlu lebih percaya diri dengan apa yang kami lakukan.”
Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa Atalanta tidak bisa mempertahankan tekanan tinggi sepanjang laga, dan Milan sebenarnya punya peluang untuk menuntaskan pertandingan.
“Momen seperti itu harus dimanfaatkan dengan penyelesaian akhir yang lebih tajam,” ujarnya.
Keputusan Allegri mengganti Rafael Leao di babak pertama dengan Christopher Nkunku dan Santiago Gimenez di babak kedua menimbulkan pertanyaan.
Namun, Allegri memastikan keduanya mengalami masalah fisik.
“Leao mengalami sedikit masalah di pinggul dan kesulitan berlari, jadi saya harus menggantinya,” jelas Allegri.
“Gimenez mengalami cedera pergelangan kaki, tapi tidak parah. Semoga Leao dan Estupinan bisa kembali saat menghadapi Roma.”
Dengan cedera Christian Pulisic, Adrien Rabiot, Pervis Estupinan, dan Ardon Jashari, Milan kini menghadapi krisis pemain di lini depan.
Meski begitu, Ruben Loftus-Cheek berhasil tampil baik sebagai pemain pengganti.
“Nkunku bermain sangat baik, Loftus-Cheek juga luar biasa selama 20 menit. Tapi di saat-saat positif seperti itu, kami harus mencetak gol,” tegas Allegri.
Di sisi lain, Mario Pasalic tampil gemilang untuk Atalanta dan terpilih sebagai Man of the Match versi Football Italia setelah mencetak assist untuk gol Lookman.
Sementara di kubu Milan, Samuele Ricci menjadi sosok paling menonjol dengan kontribusi satu gol.
Meski baru satu kali kalah musim ini, Milan kembali kehilangan poin berharga dan semakin tertinggal di klasemen Serie A. Allegri mengakui timnya harus lebih tajam dan konsisten agar tetap bersaing di papan atas.
Sementara itu, pelatih Atalanta Ivan Juric mendapat pujian atas taktiknya yang membuat Milan kesulitan berkembang sepanjang laga.
Editor : Ockta Prana Lagawira