Jawa Pos Radar Madiun – Hari pertama Luciano Spalletti sebagai pelatih baru Juventus tidak sepenuhnya menyenangkan.
Bukannya disambut dengan euforia penuh, dia justru menghadapi tuntutan unik dari sebagian penggemar.
Tuntutannya adalah menghapus tato lambang Napoli di lengan tangan kirinya.
Permintaan Fans di Pusat Pelatihan
Pelatih berusia 66 tahun itu resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala Juventus menggantikan Igor Tudor, yang dipecat setelah hanya 24 pertandingan.
Spalletti tiba di pusat latihan Continassa, Kamis (30/10). Tuttomercatoweb melaporkan, sekelompok fans Juventus mendesaknya untuk menutupi atau mengganti tato lambang Napoli.
Tato dibuat setelah membawa klub tersebut meraih Scudetto 2023, gelar pertama Napoli dalam 33 tahun.
Sebagian fans menganggap tato itu sebagai simbol klub rival yang tidak pantas dipertahankan oleh pelatih Juventus.
Beberapa bahkan menyarankan Spalletti menggantinya dengan logo “J” khas Bianconeri.
Langkah Spalletti bergabung dengan Juventus memang dianggap kontroversial. Rivalitas Juve dan Napoli sudah berlangsung puluhan tahun.
Keputusan mantan pelatih tim nasional Italia itu kini menempatkan dirinya di tengah tekanan dari dua kelompok suporter paling fanatik di Italia.
Meski dihujani kritik, Spalletti tetap fokus pada tugas utamanya membangkitkan Juventus dari keterpurukan.
Saat ini, Si Nyonya Tua masih tertahan di peringkat ketujuh Serie A, terpaut enam poin dari Napoli dan AS Roma.
Sementara di Liga Champions, Si Nyonya Tua belum mencatat kemenangan dari tiga laga awal dan terancam gagal lolos fase grup. (cor)
Editor : Andi Chorniawan