Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Persebaya Comeback Kalahkan Persis Solo! Eduardo Perez Ungkap Kunci Kemenangan

Ockta Prana Lagawira • Senin, 3 November 2025 | 15:34 WIB
Eduardo Perez puji mental pemain Persebaya usai menang 2-1 atas Persis Solo.
Eduardo Perez puji mental pemain Persebaya usai menang 2-1 atas Persis Solo.

Jawa Pos Radar Madiun – Persebaya Surabaya sukses mengamankan tiga poin penting setelah menang 2-1 atas Persis Solo pada pekan ke-11 BRI Super League 2025/2026, Minggu (2/11) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan Green Force setelah tiga laga tanpa hasil maksimal.

Pelatih Eduardo Perez menilai kemenangan timnya tak lepas dari perubahan strategi pada babak kedua. Ia mengakui bahwa pada paruh pertama, timnya sempat kesulitan menjaga jarak antar lini.

“Pada babak pertama kami punya masalah karena jarak antar lini terlalu jauh, sehingga lawan mudah menghubungkan permainan. Di babak kedua kami memperbaikinya dan bermain lebih kompak,” kata Eduardo seperti dilansir Antara, Minggu (2/11).

Pelatih asal Spanyol itu menilai para pemain menunjukkan mental kuat dalam menghadapi tekanan.

Menurutnya, kunci bersaing di kompetisi ketat seperti BRI Super League adalah keseimbangan pertahanan dan soliditas tim.

“Jika ingin mendapatkan poin di liga ini, tim harus kuat dan solid dalam bertahan. Setelah itu, kualitas pemain akan menentukan hasil,” ujar Eduardo.

Meski sempat tertinggal lebih dulu, Persebaya berhasil membalikkan keadaan lewat dua gol di babak kedua. Coach Edu mengaku puas dengan kerja keras pemain yang tampil disiplin hingga akhir laga.

Kemenangan ini juga menegaskan performa gemilang Ernando Ari Sutaryadi di bawah mistar gawang.

Kiper asal Semarang itu melakukan beberapa penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan Persebaya.

“Saya tidak terkejut dengan penampilan Nando karena saya melihat langsung bagaimana dia berlatih setiap hari. Kami punya kiper dan pelatih kiper terbaik,” puji Eduardo.

Pelatih 44 tahun itu juga memberikan kesempatan bermain bagi dua pemain muda, Sadida dan Icaz, sebagai bukti nyata keberhasilan akademi Persebaya dalam mencetak talenta masa depan.

Kapten Bruno Moreira menyebut kemenangan atas Persis Solo bukan hal yang mudah. Ia menilai laga berjalan berat karena tekanan besar dari kedua tim.

“Kami sempat tertinggal di menit-menit awal, tapi kemudian bisa bangkit dan menguasai permainan. Tiga poin ini sangat penting, apalagi kami meraihnya di kandang sendiri di depan para Bonek dan Bonita,” kata pemain asal Brasil itu.

Bruno menegaskan, kemenangan ini baru awal dari kebangkitan Persebaya. Ia dan rekan-rekannya bertekad menjaga momentum untuk terus meraih kemenangan di laga berikutnya.

“Ini baru permulaan. Kami akan menatap pertandingan berikutnya dan berusaha meraih tiga poin di setiap laga,” ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Persis Solo Peter De Roo mengakui timnya kehilangan fokus di momen krusial yang berujung kekalahan. Meski sempat unggul lebih dulu, Laskar Sambernyawa gagal mempertahankan keunggulan.

“Kami sangat kecewa. Tapi jika melihat jalannya pertandingan selama 90 menit, kami sebenarnya menciptakan cukup banyak peluang,” ujar pelatih asal Belanda itu.

Peter menilai gol menjelang turun minum menjadi titik balik yang meruntuhkan konsentrasi pemainnya.

“Gol menjelang turun minum menjadi momen yang buruk bagi kami. Setelah kebobolan gol kedua, permainan kami kehilangan ritme,” tambahnya.

Meski kecewa, Peter menilai performa timnya tetap positif dan berjanji akan segera melakukan evaluasi agar tidak mengulangi kesalahan serupa di laga berikutnya.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#bonek #Persebaya Surabaya #eduardo perez #Liga Indonesia #BRI Super League 2025 #stadion gelora bung tomo #Persis Solo #ernando ari #Bruno Moreira