Jawa Pos Radar Madiun – Nasib Persijap Jepara tengah berada di ujung tanduk jelang laga pekan ke-11 BRI Super League 2025/2026.
Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu akan menjamu Malut United di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Senin (3/11) sore.
Sayangnya, mereka datang ke laga ini dengan modal yang jauh dari ideal, empat kekalahan beruntun.
Persijap Terpuruk, Mario Lemos Waspadai Kesalahan Awal
Performa Persijap terus menurun setelah awal musim yang cukup menjanjikan. Dalam empat laga terakhir, skuad asuhan Mario Lemos selalu tumbang dan hanya mencetak satu gol.
Pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa timnya kerap kehilangan fokus sejak menit awal, yang membuat mereka harus berjuang keras di sisa pertandingan.
“Dalam laga sebelumnya, kami kecolongan gol yang sangat cepat, dan itu memberikan tekanan berat bagi kami,” ujar Lemos.
Contohnya saat melawan Bhayangkara FC, Persijap sudah kebobolan pada menit ke-3 lewat aksi Ginanjar Wahyu, dan akhirnya kalah 0-2.
“Sekarang kami harus belajar, terutama untuk tidak melakukan kesalahan sendiri,” tegasnya.
Malut United Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Kondisi berbanding terbalik dialami Malut United.
Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu sedang dalam performa terbaik dengan empat kemenangan beruntun, disertai dua clean sheet dan hanya kebobolan dua gol.
Catatan ini membuat Malut United menjadi salah satu tim dengan pertahanan paling solid di liga saat ini.
Meski begitu, pelatih Hendri Susilo tak ingin timnya terlena. Ia meminta para pemain tetap fokus dan tidak meremehkan lawan.
“Kemenangan beruntun yang kami raih tidak lepas dari kerja keras dan perjuangan semua pemain,” kata Hendri.
“Kami harus tetap rendah hati dan fokus untuk bisa membawa pulang poin penuh dari Jepara,” imbuhnya.
Prediksi dan Kunci Laga
Persijap dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengakhiri tren buruk.
Sementara Malut United berpeluang memperpanjang catatan apiknya jika mampu menjaga disiplin dan efektivitas di lini depan.
Pertarungan dua tim dengan nasib kontras ini akan menjadi ujian mental bagi Lemos dan momentum pembuktian bagi Hendri Susilo.
Siapa yang akan bertahan lebih lama, tim yang terpuruk atau tim yang sedang melesat? Semua akan terjawab di Gelora Bumi Kartini sore nanti. (naz)
Editor : Mizan Ahsani