Jawa Pos Radar Madiun — Los Angeles Lakers menorehkan kemenangan kelima beruntun usai menaklukkan San Antonio Spurs dengan skor tipis 118–116 di Crypto.com Arena, Kamis (6/11) waktu Indonesia.
Meski sempat tertinggal sembilan poin di kuarter keempat, kebangkitan luar biasa di menit-menit akhir memastikan Lakers tetap berada di jalur positif.
Doncic Jadi Motor Kebangkitan
Luka Doncic kembali menunjukkan performa kelas dunia. Ia mencetak 35 poin, 13 assist, 9 rebound, dan 5 steal, menjadi faktor utama dalam kebangkitan Lakers.
Tembakan tiga angka miliknya di sisa dua menit tiga puluh detik membawa timnya berbalik unggul dan memecah konsentrasi Spurs.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Spurs tampil agresif lewat Victor Wembanyama dan Jeremy Sochan yang berusaha memutus tren dua kekalahan beruntun. Namun, Lakers bermain lebih tenang di kuarter penentuan.
Ketegangan memuncak ketika Spurs nyaris menyamakan skor di detik terakhir, tetapi Julian Champagnie gagal menuntaskan peluang dari garis bebas.
Performa Kolektif Jadi Penentu
Kemenangan Lakers kali ini bukan hanya hasil dari permainan individu. Deandre Ayton berkontribusi besar dengan 22 poin dan 10 rebound, sedangkan Rui Hachimura tampil solid dalam pertahanan.
Ia membuat Wembanyama kesulitan hingga akhirnya harus keluar karena foul out di menit-menit krusial.
Sementara itu, Spurs yang sempat memimpin di sebagian besar laga harus menerima kenyataan pahit kehilangan fokus pada momen penentuan.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga beruntun dan membuat tren positif mereka di awal musim sedikit terganggu.
Karakter Tangguh Lakers di Awal Musim
Meski masih tanpa beberapa pemain utama karena cedera, tim asuhan Darvin Ham tetap menunjukkan kedalaman skuad dan mental kuat saat tertinggal.
Kemenangan ini semakin menegaskan ambisi Lakers untuk menjaga konsistensi dan bersaing di papan atas wilayah Barat.
Editor : Ockta Prana Lagawira