Jawa Pos Radar Madiun - Persebaya Surabaya gagal meraih poin penuh saat melawat ke kandang Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik hari Jumat (7/11) malam.
Sempat unggul 1-0 lebih dulu, Green Force akhirnya harus puas berbagi angka dengan sang tuan rumah setelah skor pertandingan berakhir 1-1.
Arif Catur Pamungkas sempat membawa timnya unggul lebih dulu pada menit ke-53. Bermula dari umpan crossing yang dikirimkan oleh Dejan Tumbas yang mengarah ke Gali Freitas.
Heading keras dari pemain Timor Leste itu berhasil ditepis oleh kiper Persik Kediri. Beruntung, bola mengarah ke Arif Catur yang berada tak jauh dari posisi gawang Persik.
Dengan cepat, Arif Catur uang juga dikawal pemain Persik berhasil menyundul bola masuk ke gawang lawannya. Skor pun menjadi 1-0 untuk keunggulan Persebaya.
Tertinggal dari tamunya membuat Persik menaikkan tempo permainan.
Di menit ke-63, skuad asuhan Ong Kim Swee berhasil menyamakan kedudukan 1-1 melalui gol yang diciptakan oleh Jose Enrique.
Pemain asal Spanyol itu berhasil menyelesaikan dengan baik umpan crossing yang dikirimkan oleh Ezra Wallian.
Pada menit ke-76 skuad asuhan Eduardo Perez dipaksa bermain 10 pemain. Fransisco Rivera terpasa diusir wasit setelah tangannya dianggap dengan sengaja memukul pemain Persik.
Hal itu juga sempat dibuktikan melalui tayangan VAR. Meski bermain 10 pemain, Persebaya sempat memiliki beberapa peluang emas mencetak gol.
Menjelang habis waktu normal, Bruno Moreira sempat menerima umpan silang dari Rizky Dwi, tapi gagal mengontrolnya dan justru mengarah ke kiper Persik.
Skor akhir tidak berubah, dan Persebaya harus puas berbagi angka dengan Persik.
Berdasarkan catatan statistik, Persik lebih unggul dalam pertandingan tersebut. Macan Putih menguasai 59 persen pertandingan, dengan menciptakan 15 tembakan ke gawang.
Sementara Persebaya hanya menguasai 41 persen pertandingan 7 kali tembakan.
Kini, Persik berada di posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin. Sedangkan Persebaya menempati posisi 9 klasemen sementara dengan 15 poin. (tif)
Editor : Mizan Ahsani