Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rayan Cherki Sensasional: Campuran Robben dan Beckham Versi Manchester City! Video Latihan Viral, Guardiola Kagum

Ockta Prana Lagawira • Senin, 10 November 2025 | 07:49 WIB
Rayan Cherki tampil sensasional di Manchester City.
Rayan Cherki tampil sensasional di Manchester City.

Jawa Pos Radar Madiun – Nama Rayan Cherki tengah menjadi sorotan besar di Liga Inggris.

Dalam waktu singkat, mantan bintang muda Lyon itu menjelma menjadi senjata baru Manchester City berkat kemampuan dua kakinya yang luar biasa dan kreativitas tinggi yang membuat para penggemar kembali jatuh cinta pada gaya sepak bola artistik.

Aksi Magis di Latihan: Dua Kaki, Satu Irama

Dalam video latihan yang beredar luas di YouTube, Cherki memamerkan teknik olah bola nyaris sempurna.

Ia menerima servis dari belakang gawang, lalu tanpa mengatur langkah, menembakkan setengah voli ke pojok atas gawang — semuanya dilakukan dengan santai.

Serangkaian aksi berikutnya makin menegaskan keluwesan Cherki. Tendangan menggunakan kaki kanan membentur tiang, lalu giliran kaki kiri yang menembus gawang.

Ia bahkan men-juggling bola dengan tumit sebelum melepaskan tembakan luar kaki kiri yang meluncur mulus ke sudut jauh.

Namun, bagi Gael Clichy, asisten pelatih tim Olimpiade Prancis dan mantan pemain Arsenal serta Manchester City, aksi itu bukanlah puncak kemampuan Cherki.

“Saya tidak suka dia melakukan itu karena terlalu mudah. Tidak ada lawan, tidak ada tekanan. Tapi sehebat itulah dia,” ujar Clichy kepada The Athletic.

“Dia seperti Arjen Robben dengan dua kaki kiri, atau David Beckham dengan dua kaki kanan.”

Dua Kaki, Nol Kelemahan

Kemampuan menguasai bola dengan dua kaki membuat Cherki hampir mustahil dihentikan.

“Kalau Anda kirim dia ke sisi kiri, dia akan masuk ke dalam. Kalau Anda tekan dari kanan, dia bisa balik arah atau lepaskan umpan. Dan jika diberi ruang sedikit saja, dia bisa menembak dengan dua kaki,” tambah Clichy.

Meski tak memiliki kecepatan eksplosif seperti winger modern, Cherki justru menonjol lewat visi permainan, gerakan pinggul fleksibel ala Samir Nasri, dan teknik tembakan khas Dimitri Payet.

Ia adalah tipikal pemain yang kini mulai langka di Liga Premier yang semakin kaku oleh sistem dan taktik.

Awal Brilian Bersama Manchester City

Sejak pulih dari cedera paha dan bergabung dari Lyon pada Juni lalu dengan mahar €40 juta, Cherki langsung membuktikan nilai investasinya.

Dalam 271 menit pertama, ia sudah berkontribusi pada enam gol — mencetak dua gol dan empat assist di berbagai ajang.

Gol debutnya tercipta ke gawang Wolverhampton, disusul satu gol dan satu assist di Piala Carabao kontra Swansea City.

Ia kemudian menorehkan dua assist untuk Erling Haaland melawan Bournemouth dan satu gol ke gawang Borussia Dortmund di Liga Champions.

Pelatih Pep Guardiola bahkan mencoba menurunkannya bersama Phil Foden dan Jeremy Doku dalam satu formasi menyerang.

Meski sama-sama nyaman bermain sebagai gelandang serang, Guardiola melihat ruang bagi keduanya untuk berkolaborasi kreatif di antara garis tengah dan kotak penalti lawan.

“Dia bisa membuat frustrasi, tapi Anda jarang melihat pemain dengan kualitas seperti ini,” kata Clichy.

“Dia bukan pemain sempurna, tapi dalam hal penguasaan bola dan kreativitas, batasnya tidak ada.”

Dari Lyon ke Etihad: Jalan yang Tak Direncanakan

Menariknya, Cherki sempat hampir bergabung dengan Liverpool sebelum akhirnya direkrut City. Klub Anfield memantau intensif, namun memilih fokus pada Florian Wirtz.

Pep Guardiola langsung bergerak cepat dan memenangkan perburuan dengan membayar sekitar £33,7 juta. Kini, keputusan itu terlihat tepat. Cherki menjadi salah satu alasan City tetap tajam di lini depan, meski tengah bertransisi generasi.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Erling Haaland #Rayan Cherki #Pep Guardiola #David Beckham #The Athletic #Gael Clichy #Premier League 2025 #lyon #Jeremy Doku #manchester city #liga inggris #Arjen Robben #Phil Foden