Jawa Pos Radar Madiun - Situasi Jonathan David di Juventus sedang memasuki fase paling genting sejak ia datang ke Turin.
Pemain asal Kanada itu tampak kehilangan kepercayaan dari Luciano Spalletti, pelatih yang kini tengah fokus membangun sistem menyerang yang berpusat pada Dusan Vlahovic.
Menurut laporan CalcioMercato, David tak lagi dipandang sebagai bagian penting dari rencana taktik utama Spalletti.
Ia hanya menjadi opsi pelapis di lini depan, sementara Vlahovic terus menjadi pilihan utama untuk memimpin serangan Bianconeri di Serie A.
Minim Menit Bermain, Masa Depan di Turin Jadi Tanda Tanya
Kondisi ini memicu spekulasi serius tentang masa depan sang striker berusia 25 tahun tersebut.
Dengan menit bermain yang semakin menurun, peluangnya untuk tampil reguler makin tipis.
Juventus dikabarkan siap mempertimbangkan opsi penjualan pada bursa transfer Januari 2026 jika situasi tidak berubah signifikan.
Beberapa klub besar Eropa pun langsung menaruh perhatian. Tottenham Hotspur menjadi peminat utama, terutama setelah mereka mencari pengganti jangka panjang di lini depan pasca perombakan taktik baru.
Sementara itu, Bayern Munchen juga dikabarkan mengawasi situasi Jonathan David dengan cermat.
Klub asal Jerman itu tengah mencari sosok striker tambahan untuk memperdalam skuad mereka.
Faktor Vlahovic Jadi Penentu
Salah satu variabel terbesar dalam kisah ini adalah masa depan Dusan Vlahovic. Kontrak penyerang asal Serbia itu dikabarkan akan berakhir pada akhir musim.
Jika Juventus menerima tawaran besar dari klub lain pada Januari, kemungkinan Vlahovic dilepas terbuka lebar.
Skenario itu justru bisa menjadi angin segar bagi Jonathan David, karena posisinya akan kembali terbuka untuk mengisi peran utama.
Namun, jika Vlahovic bertahan dan memperpanjang kontrak, David hampir pasti kehilangan tempat dan akan terdorong menuju pintu keluar Turin.
Spalletti dan manajemen Juventus kini berada dalam dilema: mempertahankan dua striker dengan peran tumpang tindih, atau menjual salah satunya untuk menstabilkan keuangan klub.
Dalam beberapa pekan ke depan, tim analis performa Juventus akan meninjau ulang data permainan David, termasuk kontribusinya dalam latihan dan pertandingan.
Keputusan akhir akan sangat bergantung pada hasil evaluasi teknis dan minat konkret dari klub-klub peminat. (cor)
Editor : Andi Chorniawan