Jawa Pos Radar Madiun - Federasi Sepak Bola Turki (TFF) mengejutkan publik dengan menangguhkan 1.024 pemain dari berbagai divisi akibat dugaan keterlibatan dalam aktivitas taruhan ilegal.
Skandal ini menyeret dua klub raksasa Turki, Galatasaray dan Besiktas, serta sejumlah nama besar seperti Eren Elmali dan Metehan Baltaci (Galatasaray), serta Necip Uysal dan Ersin Destanoglu (Besiktas).
Sebanyak 27 pemain berasal dari Super Lig, divisi tertinggi Turki, sementara 77 lainnya dari divisi kedua.
Kompetisi utama tetap berlangsung, namun pertandingan divisi tiga dan empat ditunda dua pekan untuk menjaga integritas kompetisi.
Baca Juga: Skandal Sepak Bola Turki: 150 Wasit Diduga Terlibat, Ada yang Bertaruh di 18.000 Pertandingan!
Respons Klub dan Pemain
Besiktas menegaskan keyakinannya bahwa pemain mereka tidak bersalah dan berencana menempuh jalur hukum terhadap TFF.
Galatasaray memilih memantau proses secara cermat untuk memastikan keadilan dan persaingan yang fair.
Eren Elmali membantah tuduhan melalui Instagram, menegaskan keterlibatannya hanya karena transaksi taruhan lima tahun lalu yang melibatkan pihak lain, bukan timnya sendiri.
Skandal ini bukan kali yang pertama.
Bulan lalu, TFF menangguhkan 149 wasit karena dugaan keterlibatan serupa. Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu, menyebut 371 dari 571 wasit aktif memiliki akun taruhan, dengan 152 di antaranya masih aktif berjudi.
TFF meminta FIFA menambah masa transfer 15 hari bagi klub-klub terdampak untuk menyesuaikan skuad.
UEFA juga memantau perkembangan kasus yang mencoreng reputasi sepak bola Turki ini. (fin)
Editor : AA Arsyadani