Jawa Pos Radar Madiun - Situasi taktik Juventus kembali menjadi perbincangan usai muncul wacana peran baru untuk Teun Koopmeiners.
Luciano Spalletti mempertimbangkan perubahan radikal Koopmeiners sebagai bek tengah atau libero modern, peran yang dahulu identik dengan Leonardo Bonucci.
Koopmeiners dikenal bisa bermain di posisi gelandang bertahan hingga mezzala.
Namun fleksibilitasnya dalam formasi tiga maupun empat bek justru membuka pandangan baru bagi Spalletti.
Dia menempatkan Koopmeiners sebagai bek tengah kiri dalam beberapa pertandingan.
Kemampuan Koopmeiners
Koopmeiners dinilai memiliki sejumlah keunggulan layaknya Bonucci:
Umpan panjang akurat untuk membangun serangan
Ketenangan dalam tekanan
Kemampuan membaca permainan
Fisik kuat untuk duel udara dan duel darat
Karakter ini membuatnya semakin mirip dengan bek-bek modern yang mengontrol ritme dari belakang.
Spalletti Bandingkan dengan Calafiori
Menurut laporan La Gazetta dello Sport, Spalletti juga melihat Koopmeiners berpotensi mengikuti jejak Riccardo Calafiori, pemain Arsenal.
Calafiori mampu menggabungkan agresivitas bertahan dengan kemampuan playmaking.
Dengan memainkan Koopmeiners sebagai “pemula serangan” dari lini belakang, Juventus bisa memperoleh:
Build-up lebih rapi dan cepat
Pergantian skema yang mudah antara 4-back dan 3-back
Variasi taktik menghadapi tekanan lawan
Bek tengah yang mampu keluar membawa bola seperti gelandang (cor)
Editor : Andi Chorniawan