Jawa Pos Radar Madiun - Kontingen Indonesia kembali menambah tiga medali emas, dua perak, dan tiga perunggu pada hari kedua Kejuaraan Atletik Asia Tenggara ke-17 kategori U-18 dan U-20 yang berlangsung di Stadion Madya Atletik, Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (16/11).
Emas pertama dipersembahkan Kubalang Geonly dari nomor 1.500 meter putra U-18 dengan catatan 4 menit 14,17 detik.
Medali perak diraih Vi Minjam Thang (Vietnam) dengan 4 menit 14,58 detik, sementara perunggu diraih Jakabiran Harahap (Indonesia) dengan 4 menit 17,05 detik.
Emas kedua datang dari sprinter muda Shava S. Warangga yang tampil impresif di nomor 100 meter putri U-18 dengan catatan 11,74 detik.
Perak diraih Nguyen Thi Thu (Vietnam) 11,96 detik, dan perunggu diraih Danselina W. Tauruy (Indonesia) 11,98 detik.
Emas ketiga Indonesia diraih M. Akbar Jabaludin di nomor 100 meter putra U-18 dengan catatan 10,42 detik.
Medali perak juga diraih Indonesia melalui Dwi Ahmad Febrian (10,52 detik), sementara perunggu menjadi milik pelari Thailand, Phattarakorn Insaeng (10,59 detik).
Dengan tambahan tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu hari ini, Indonesia kini mengoleksi total 7 emas, 6 perak, dan 12 perunggu, menempati peringkat kedua klasemen sementara.
Vietnam berada di posisi pertama dengan 7 emas, 9 perak, dan 5 perunggu, disusul Singapura di peringkat ketiga (6 emas, 5 perak, 4 perunggu).
Ketua Panitia Kejuaraan Atletik Asia Tenggara ke-17, Tigor Tanjung, menyatakan bahwa pelaksanaan pertandingan hingga hari kedua berjalan lancar sesuai jadwal.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan berharap ajang ini semakin meningkatkan pengalaman para atlet muda Indonesia untuk menghadapi kompetisi tingkat tinggi di masa depan. (fin)
Editor : AA Arsyadani