Jawa Pos Radar Madiun - Nama Marcelo Brozovic dan Sergej Milinkovic-Savic beberapa kali dikaitkan dengan Juventus di bursa transfer.
Rumor menyebutkan keduanya bisa kembali ke Italia setelah petualangan di Liga Arab Saudi.
Namun, CEO Juventus Damien Comolli sama sekali tidak memasukkan pemain dari Liga Arab ke dalam strateginya.
Brozovic saat ini bermain di Al Nassr FC, sedangkan Savic di Al Hilal.
Brozovic dan Milinkovic-Savic menerima kontrak bernilai besar di Arab Saudi.
Kembali ke Italia berarti mereka harus menurunkan gaji drastis, sesuatu yang jarang terjadi kecuali pemain berniat keluar karena alasan pribadi.
Bagi Comolli, beban gaji berlebihan tidak sesuai dengan model finansial Juventus yang kini berusaha lebih sehat.
2. Harga Transfer Tidak Masuk Akal
Klub-klub Arab biasanya tidak berada dalam posisi harus menjual, sehingga permintaan harga bisa sangat tinggi.
Comolli tidak mau Juventus terjebak dalam transaksi yang tidak memberikan nilai jangka panjang.
3. Kompetisi Kurang Kompetitif
Liga Arab dinilai tidak berada pada level intensitas dan kualitas seperti kompetisi top Eropa.
Comolli berpendapat bahwa pemain yang datang dari liga tersebut berisiko menurun secara ritme, fisik, dan kesiapan taktis.
Walaupun Savic dan Brozovic terbilang pemain berkualitas.
Juventus Butuh Pemain Kompetitif
Comolli lebih tertarik pada pemain muda yang dapat berkembang atau pemain dari liga kompetitif Eropa.
Dengan kata lain, strategi Juventus saat ini tidak mengutamakan “nama besar”, tetapi pemain yang masih berada pada puncak kompetitifnya. (cor)
Editor : Andi Chorniawan