Jawa Pos Radar Madiun - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menegaskan tekadnya untuk bangkit pada SEA Games 2025 Thailand setelah terhenti secara dramatis di perempat final BWF World Tour Super 500 Australian Open 2025.
Di Quaycentre, Sydney, Jumat (21/11), Alwi kalah 21-13, 21-23, 16-21 dari pemain berpengalaman asal Taiwan, Chou Tien Chen.
“Kecewa dengan hasilnya. Saya sudah unggul di gim kedua, sudah match point tapi tidak bisa memanfaatkan kesempatan,” ujar Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua mereka dalam dua bulan terakhir.
Sebelumnya di Hong Kong Open 2025, Alwi juga kalah lewat duel tiga gim dengan skor 20-22, 21-16, 14-21. Kali ini, peluang emas kembali terlepas meski Alwi sempat berada di ambang kemenangan.
Pada gim kedua, Alwi sempat memimpin 20-15 dan hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan tiket semifinal.
Namun, keunggulan itu tak bertahan karena Chou tampil tenang dan berpengalaman di momen-momen krusial.
Alwi mengakui pengalaman lawannya menjadi faktor penentu.
“Cara Chou Tien Chen menguasai situasi di saat kritis sangat baik. Saya belajar dari ini,” katanya.
Meski langkahnya di Sydney terhenti, Alwi bertekad menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi untuk SEA Games 2025.
“Semoga di SEA Games nanti saya bisa kembali dengan lebih kuat,” tutupnya. (fin)
Editor : AA Arsyadani